Wakil Ketua LTM PCNU: Adanya Muharrik Termasuk Ciri Masjid Makmur

oleh -dibaca 447 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Wakil Ketua Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang Ustad Shodiq menjelaskan tentang pentingnya seorang muharrik untuk memakmurkan masjid.

Hal itu ia jelaskan dalam acara ‘Ngobrol Santai’ di Studio Media Center an-Nahdlah (MCN) Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jalan Alun-alun Timur 03 Lumajang, Senin (26/02/2024).

“Namun muharrik ini tidak masuk ke dalam struktur kepengurusan masjid, muharrik ini penggeraknya atau konsultannya masjid, beliau yang menggerakan atau mengeksekusi dan lain-lain,” ungkapnya.

Dalam acara live streaming yang berjudul ‘Memakmurkan Masjid’ itu, dirinya menerangkan bahwa jika suatu ketakmiran masjid menggunakan muharrik maka setidak-makmurnya masjid akan tetap makmur.

BACA JUGA:   80 Pengurus Masjid di Tempeh Ikuti Pelatihan Penggerak Masjid

“Jadi bicara masalah ketakmiran sama dengan kementrian, yaitu ada muharriknya, contoh presiden di sana ada muharriknya juga seperti staf ahlinya agar tidak tergelincir,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kepengurusan Takmir Masjid khususnya di NU harus dikelola secara profesional karena masjid punya lahan yang sangat luar biasa.

“Keluarga Imron di dalam Al-Qur’an itu sampai bernadzar kalau diberi kenikmatan berupa amanah anak nanti akan dijadikan takmir masjid, lalu Allah menguji keluarga Imron dengan lahirnya bayi perempuan, tanpa mengurungkan nadzarnya anak perempuan yang bernama Siti Maryam tetap dijadikan Takmir, karena masjid ini memang luar biasa sehingga ketika diberi amanah menjadi Takmir maka harus profesional,” pungkasnya.