Optimalkan Pendataan Keuangan Masjid, Baznas Lumajang Gandeng LTM PCNU

oleh -dibaca 4007 orang
Optimalkan Pendataan Keuangan Masjid, BAZNAS Lumajang Gandeng LTM PCNU
(Sumberfoto: LTM PCNU Lumajang) Baznas dan LTM PCNU Lumajang bersama sejumlah takmir masjid besar

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang menggandeng Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang demi mengoptimalkan pendataan keuangan masjid hasil Zakat, Infaq dan Shadaqah dari masyarakat.

Kerjasama ini dikuatkan dengan mengundang sejumlah Pengurus LTM PCNU Lumajang serta perwakilan Takmir Masjid Besar se-kecamatan di kabupaten Lumajang yang dipusatkan di lantai 2 Masjid Agung KH Anas Mahfudz Lumajang, Selasa (06/06/2023).

Dalam sambutannya, KH Nur Syahid Wakil Ketua Baznas Lumajang mengungkapkan, menggandeng LTM adalah langkah yang paling tepat, karena Baznas tidak mungkin jika harus mendatangi satu-persatu masjid yang ada di Lumajang.

“Maka dari itu kita menggandeng LTM PCNU dalam progam ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:   72 Ta'mir Masjid se-Kecamatan Pasirian Ikuti Pelatihan Muharrik Masjid

Ia manambahkan, pendataan dilakukan karena ada intruksi langsung dari Baznas pusat agar bisa mendata pemasukan zakat, infaq, dan shodaqoh di setiap masjid, baik perjum’at, perbulan, pertahun, dan pendapatan qurban menjelang Hari Raya Idul Adha.

“Akan tetapi kami hanya akan mengambil sample 10 masjid di kecamatan yang ada di Lumajang, lalu kami rekapitulasi dan datanya akan kami kirimkan ke Baznas pusat,” ujarnya.

KH Nur Khotib Ketua LTM PCNU menyambut baik ajakan dari Baznas tersebut, dengan ini, ia berkeyakinan dapat membangun hubungan yang baik antara LTM PCNU Lumajang dengan Baznas Lumajang melalui program ini.

“Dalam urusan pendataan zakat, infaq dan sedekah, LTM PCNU Kabupaten Lumajang akan selalu bersinergi dengan Baznas Karena memang satu-satunya amil zakat resmi milik pemerintah,” ujarnya.

BACA JUGA:   Bolehkah Takmir Masjid NU Berasal dari Berbagai Organisasi? Inilah Penjelasan Wakil Ketua LTM NU

Ia menambahkan, kebutuhan Baznas dengan LTM memang ada kesamaan, lebih-lebih dalam masalah pendataan keuangan masjid demi kemakmuran dan pemberdayaan masjid di Lumajang.

“Sekiranya masjid yang lemah bisa menjadi lebih baik dan yang baik biar tambah baik, semua itu bisa dilakukan bila dikelola dengan managemen yang baik,” tandasnya.