Dedikasi Mistar Abadi, Banser Berjiwa Muda di Medan Bencana
NU-LUMAJANG.OR.ID, Candipuro. Usia senja seringkali identik dengan masa istirahat dan menikmati masa tua di rumah. Namun, hal ini tidak berlaku bagi Mistar Abadi, seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Di usianya yang telah mengi njak 58 tahun, pria asal Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro ini justru masih berdiri tegak di garis depan medan bencana. Pada senin pagi (02/11/2026), dengan seragam kebanggaannya sebagai anggota Barisan Ansor Serbaguna Tanggap Bencana (Bagana Banser) Mistar menyisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Besuk Kobokan, di Desa Supit Urang, Lumajang. Kehadirannya untuk melakukan asesmen pascabencana sekaligus bersiap menjalankan misi kemanusiaan, setelah Banjir Lahar dari Gunung Semeru menerjang aliran sungai ini. "Kemarin kan ada banjir lahar, siapa tahu ada yang bisa kami bantu, Mas," ungkap Mistar dengan senyum tulusnya. Fisiknya mungkin mencerminkan pria paruh baya, namun siapa pun yang melihat pergerakannya di lapangan pasti setuju bahwa seman...