Ustadz Shobar: Jadikan ikhlas untuk Meraih Ridho Allah

oleh -dibaca 827 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Majelis Ilmi Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Lumajang Shobar Iman Luthfi menyebutkan bahwa di dalam sebuah pengabdian dan perjuangan wajib menata niat untuk selalu ikhlas supaya mendapatkan ridho Allah.

Hal itu diungkapkan Shobar Iman Luthfi ketika musyawarah bersama para pengurus LP4Q Tartila JQHNU Lumajang di Gedung Qur’an Center JQH PCNU Lumajang, Sabtu (4/11/2023).

“Melihat semua yang terjadi di lapangan, apapun yang terjadi di lapangan satu yang paling utama adalah ikhlas mengajarkan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Ustadz Shobar juga menyinggung bahwa ketika terjun di masyarakat maka akan menemukan bermacam-macam warna masyarakat, ada yang putih, merah, hitam, hijau, dan belang, jangankan masyarakat, asatidznya pun juga berbeda–beda.

BACA JUGA:   Siap Buka Kelas Tahfidz, SMAN 01 Lumajang Jalin Kerjasama dengan PC JQHNU

“Bagaimana cara mengahadapi semua itu carilah ridho Allah, insyaallah kita semua akan merasakan nikmat dan barakah yang luar biasa,” ungkap pria yang juga aktif menjadi wakil ketua LP4Q Tartila JQH PCNU Pusat.

Dengan demikian, Shobar Iman Luthfi menyebutnya dalam sebuah hadist:

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : اِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ اِلىَ اَجْسَامِكُمْ وَلاَ اِلىَ صُوَرِكُمْ وَ لٰكِنْ يَنْظُرُ اِلىَ قُلُوْبِكُمْ. مسلم

Artinya: Dari Abu Hurairah RA, ia berkata Rasulullah SAW pernah bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak melihat (menilai) bentuk tubuhmu dan tidak pula menilai kebagusan wajahmu, tetapi Allah melihat (menilai) keikhlasan hatimu.” (HR Muslim)

BACA JUGA:   Wisuda Tahfidz Kedua, Pesantren Miftahul Ulum Kunir Gelar Khotmil Qur'an 29 Majelis

Lebih lanjut, Ia menjelaskan dalam sebuah perjuangan harus didasari niat yang ikhlas, agar kita semua dijaga oleh Allah dan selalu diberikan rahmat oleh Allah yang nantinya akan dirasakan keberkahannya oleh kita semua terutama kepada keluarga kita.

“Rasa Syukur dan ucapan terima kasih atas pengabdiannya para pengurus LP4Q Tartila JQH PCNU untuk selalu berkhidmat dan berjuang ke JQH PCNU sehingga masyarakat yang belum pernah tahu ke JQH PCNU menjadi tahu melalui Metode Tartila,” pungkasnya.

 

Penulis: Muhammad Syaiful Kirom