Program SOTH Antarkan Sekretaris LTNNU Wakili Lumajang di PAI Award Jatim 2023

oleh -dibaca 2097 orang
Program SOTH Antarkan Daviq Jadi Salah Satu Wakil PAI Lumajang di PAI Award Jatim 2023
(Sumber foto: Daviq) Daviq (nomer tiga dari kiri) saat menerima penghargaan dari Kasi Bimas Islam (berkacamata) bersama penyuluh agama islam terbaik lainnya

NU-LUMAJANG.OR.ID, Yosowilangun. Ahmad Daviq Zain, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Yosowilangun yang juga Sekretaris Lembaga Ta’lif wa Nasyr (LTN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang berhasil lolos seleksi PAI Award dan bakal menjadi salah satu wakil PAI Lumajang di ajang serupa tingkat Jawa Timur, Selasa (06/06/2023).

Lolosnya Daviq ini berkat program inovasi Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Lumajang dalam bidang kesehatan masyarakat terutama upaya penurunan stunting.

Daviq menyampaikan, kesehatan jasmani dan rohani dalam pandangan agama sangatlah penting, tentu sebagai PAI, melalui SOTH ini, dirinya selalu menyampaikan bahaya stunting dengan upaya-upaya pencegahannya, hal itu ia sisipkan kadang saat bimbingan baca Al-Qur’an, pengajian anggota SOTH yang rata-rata diikuti jemaah ibu-ibu.

BACA JUGA:   Presentasi Capaian Program, LTNNU Lumajang Buat Juri NU Jatim Award Terpukau 

“Alhamdulillah, ada manfaat signifikan melalui program ini, stunting di Yosowilangun mengalami penurunan yang signifikan,” ujarnya saat dikonfirmasi nu-lumajang.or.id, Rabu, (07/06/2023).

Menurut M. Fauzi, Kepala KUA Kecamatan Yosowilangun, berharap kegiatan SOTH memberikan manfaat tambahan wawasan kesehatan yang dikemas saat penyuluhan agama islam.

“Kita bersyukur dengan banyaknya gerakan-gerakan yang dilakukan oleh Penyuluh PAI Yosowilangun, Semoga hal ini berjalan lancar dan dimudahkan Allah SWT,” harapnya saat ditemui tim nu-lumajang.or.id

Diketahui, seleksi ini diikuti satu perwakilan PAI dari setiap Kecamatan dan diambil 7 terbaik dari 7 kategori, yaitu peningkatan literasi Al-Qur’an, pendampingan kelompok rentan, kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi umat, penegakan hukum, pelestarian lingkungan dan metode penyuluhan baru.