Wujud Harmoni Antar Umat Beragama, Banser Gucialit dan Pecalang Amankan Shalat Idul Fitri

oleh -dibaca 17 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID, Gucialit. Shalat Idulfitri 1447 Hijriyah yang dilaksanakan di Masjid Baitul Amin Dusun Sumber Agung dan Masjid Lawang Pitu Dusun Sumber Mulyo Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang berlangsung aman dan khidmat pada Sabtu (21/03/2026).

Pengamanan kegiatan ibadah tersebut melibatkan personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Gucialit bersama petugas keamanan adat umat Hindu yang dikenal dengan Pecalang sebagai wujud nyata keharmonisan antarumat beragama.

Sejak pagi hari, Banser dan Pecalang telah bersiaga di sekitar lokasi pelaksanaan shalat id. Mereka membantu kelancaran jamaah, serta menjaga situasi tetap kondusif selama ibadah berlangsung.

Kepala Sekretariat dan Markas (Kasetma) Banser Gucialit, Yudi Andika menyampaikan bahwa keterlibatan lintas agama dalam pengamanan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kerukunan.

BACA JUGA:   Kedai Ansor 99 Wotgalih: Bentuk Kemandirian dan Tameng Perekonomian

“Kami bersama Pecalang hadir untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman dan nyaman. Ini adalah wujud kebersamaan dan saling menghormati antarumat beragama,” ujarnya.

Pecalang yang identik dengan pengamanan kegiatan keagamaan umat Hindu, kali ini turut ambil bagian dalam pengamanan Hari Raya Idulfitri. Sinergi ini menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk saling membantu dan menjaga keamanan bersama.

Sementara itu, Kepala Desa Pakel, Sampurno turut mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menilai keterlibatan Banser dan Pecalang menjadi contoh nyata kerukunan yang harus terus dijaga.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi antara Satkoryon Banser Gucialit dan Pecalang. Ini adalah wujud nyata toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Desa Pakel. Semoga semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga dan menjadi contoh bagi daerah lain,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Sholawat Kemerdekaan, Banser Diminta Lakukan Pengamanan dengan Cara Humanis

Masyarakat Desa Pakel pun menyambut positif kolaborasi tersebut. Sejumlah jamaah mengaku merasa lebih aman dan bangga melihat kebersamaan lintas agama yang terjalin dengan baik.

“Ini bukti nyata bahwa toleransi di lingkungan kami berjalan dengan baik,” ucap salah satu jamaah shalat id.

Kegiatan pengamanan ini tidak hanya sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pesan moral bahwa kerukunan antarumat beragama dapat terwujud melalui aksi nyata di lapangan.

Dengan adanya kerja sama antara Satkoryon Banser Gucialit dan Pecalang, pelaksanaan Shalat Idulfitri di Desa Pakel berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Momentum ini sekaligus mempertegas pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.