Terenyuh dengan Program MWCNU Senduro, Juri NU Jatim Award Sumbangkan Dua Kambing

oleh -461 views

 

NU-LUMAJANG.OR.ID,Surabaya. Ada yang menarik saat presentasi final NU Jatim Award 2022 di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Ahad (22/01/2023) kemarin. Tepatnya saat para nominator dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) bergantian menyampaikan program-programnya.

Usai tampil dan melakukan tanya jawab dengan juri, saat semua bergegas turun dari pentas, Umi Hanik, salah satu juri memanggil perwakilan MWCNU Senduro Lumajang. Ia menanyakan secara khusus program yang telah dilakukan MWCNU Senduro dan mengaku sangat terenyuh dengan perjuangan para pengurus MWCNU Senduro.

“Saya terharu dengan perjuangan teman-teman dibawah, dan juga ada warga yang antri perihal program ternak kambing barokah dan saya siap bantu,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Permudah Layanan Lembaga Al-Qur'an, Kemenag Lumajang Sosialisasikan Aplikasi Sipdar-PQ
Terenyuh dengan Program MWCNU di Lumajang, Juri NU Jatim Award Sumbangkan Dua Kambing
Pengurus MWCNU Senduro Lumajang saat foto bersama usai presentasi

Perempuan yang juga Wakil Rektor III Unusa ini menanyakan berapa kambing yang dimiliki pengurus MWCNU Senduro yang kemudian dijawab, ada sebanyak 12 kambing, yang empat indukan milik MWCNU dan yang delapan sudah dimiliki masyarakat yang diberdayakan.

“Baik, saya tambahi dua, indukan,” lanjutnya.

Ketua MWCNU Senduro, Imron Jalil yang menerima donasi tersebut mengaku sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan juri. Karena setelah menanyakan harga per kambing, Umi Hanik langsung meminta nomor rekening dan langsung mengirimkan sumbangan uang senilai 5 juta untuk dibelikan indukan kambing.

 

 

“Alhamdulillah, Kambing barokah memang menjadi program pemberdayaan masyarakat kurang mampu di wilayah senduro, syaratnya bisa mendapat program ini mudah, yaitu warga kurang mampu memiliki kandang kambing dan mau merawat kambing yang kami berikan,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Songsong 1 Abad NU, MWCNU Pronojiwo Gencar Sosialisasikan Gerakan Kemandirian NU di Ranting-ranting

 

Secara bertahap, lanjut Imron, saat kambing yang diberikan beranak, nanti anaknya bisa dimiliki secara permanen oleh warga. Ia menambahkan, selain program kambing barokah, MWCNU Senduro bersama lembaganya yang mengurus perekonomian juga memiliki program menarik lainnya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

 

“Ada bisnis elpiji 3 kg, air isi ulang, kita juga sudah punya BMTNU dan Balai Latihan Kerja (BLK) jahit menjahit yang sudah berjalan. Alhamdulillah sangat diapresiasi oleh dewan juri, dan Ibu Umi Hanik juga ingin datang langsung ke Senduro nanti,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.