Bupati Lumajang Menilai Progresivitas Nahdaltul Ulama di Lumajang Lebih Cepat

oleh -dibaca 1917 orang

NU-LUMAJANG.OR.IDLumajang, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, S.Ag., M.M.L. mengapresiasi progresivitas Nahdlatu Ulama di Lumajang yang cenderung lebih cepat dalam sambutannya pada Konfercab di Pondok Pesantren Darun Najah Petahunan Sumbersuko, pada Sabtu (17/12/22).

Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, S.Ag., M.M.L. menilai bahwa ada progresivitas yang lebih cepat, perkembangan dan kemajuannya NU di Lumajang.

“Kalau melihat pemberdayaan ekonomi yang sudah berkembang jauh, ada BMT yang sudah berjalan, ada beberapa program yang juga sinergitasnya sudah berjalan, Insya Allah dari sekian waktu ini kita sudah punya pondasi untuk melangkah selanjutnya,” paparnya.

Ia melihat, anak-anak muda NU di Lumajang telah tumbuh dengan cepat, pergerakan-pergerakan di MWCNU hari ini bergerak dengan cepat, tantangan berikutnya adalah bagaimana pondasi ini bisa menopang ide-ide yang akan kita lakukan.

“Ide Rumah Sakit NU itu saya ingat betul sejak almarhum Pak Samsul merintis, bagaimana waktu itu klinik dinisiasi dan sudah berjalan dengan baik hari ini kita sudah MoU dengan beberapa pihak untuk rumah sakit ini Insyaallah awal tahun depan sudah berjalan sudah kita mulai,” lanjutnya.

BACA JUGA:   Pengurus MWCNU se-Lumajang Diharapkan Lebih Serius Mengurus Organisasi¬†

Bupati Lumajang mengingatkan, hal tersebut tidak tiba-tiba bisa dilakukan, namun ada proses yang panjang, bagaimana para Kiai dan ‘Alim Ulama berkeputusan bahwa gedung NU tidak sekadar dibangun oleh masyarakat Lumajang tidak sekadar dibantu oleh Pemerintah tapi juga ada sisi Syariah.

“Ini juga harus diputuskan, prosesnya juga tidak mudah, ingat kemudian ini bisa menjadi bagian dari satu kesatuan nanti kebersamaan antara Nahdlatul Ulama dengan Rumah Sakit NU,” tuturnya.

Ia menginginkan, orang-orang yang menjadi bagian dari Rumah Sakit NU ke depan adalah kader-kader NU dan yang direkrut harus kader-kader NU yang sudah siap bekerja dengan baik.

“Muslimat NU itu punya tanah wakaf di Krai Yosowilangun dulu sudah dibangun zamannya Ibu Nyai Tutuk untuk perintisan Klinik NU dan ini akan kami teruskan,” lanjutnya.

BACA JUGA:   Selaras dengan Tema PBNU dalam Menyambut Satu Abad, PCNU Harus Digdaya

Pria yang akrab dipanggil Cak Thoriq itu mengaku telah berbincang dengan Ketua PC Muslimat NU Ibu Nyai Hafsah bahwa Klinik tersebut harus diteruskan supaya ada konektivitas antara Rumah Sakit NU dengan Klinik Muslimat NU.

“Oleh karena itu saya tambahkan anggaran 300 juta untuk tahun depan klinik Muslimat NU sudah berjalan supaya interkoneksinya menyambung,” ungkapnya.

Lalu Cak Thoriq mengungkapkam keinginannya dengan Bunda Indah untuk membangun komitmen tumbuh kembang Pesantren, baik dari sisi pemberdayaan kelembagaannya atau pemberdayaan kemandirian ekonominya.

“Ada ide dari Gus Darwis kepada saya bagaimana kalau Pesantren ini punya satu kesatuan badan usaha milik Pesantren, dan ini menjadi konektivitas antar pesantren sehingga ekonomi antar Pesantren bisa tumbuh dan berkembang,” paparnya.

BACA JUGA:   PCNU Lumajang Tanggapi Surat PWNU Jatim tentang Kedudukan BMTNU Jatim

Ia menyetujui usulan tersebut dan mengatakan bahwa tahun depan telah dianggarkan 500 juta untuk badan usaha milik pesantren.

“Tantangan NU ke depan semakin banyak dan berat, di banyak cabang yang lain sudah tumbuh dan berkembang lebih maju tinggal bagaimana Kabupaten Lumajang harus punya pikiran ke depan untuk tidak sekadar tumbuh dan berkembang tapi punya karakter,” paparnya.

Ia mencontohkan Sidoarjo yang punya Universitas NU. Namun di Lumajang tidak harus sama, tapi bisa jadi Lumajang memiliki NU yang punya basis agroindustri terbaik di Jawa Timur, memiliki pengolahan susu kambing etawa terbaik di Jawa Timur, punya hasil olahan pertanian terbaik di Jawa Timur.

“Kita punya modal itu, kita punya basis itu dan kita bisa melakukan itu karena itu menjadi bagian dari kehidupan kita, NU harus mencetuskan ide-ide dan gagasan-gagasan untuk NU Lumajang yang lebih berkemajuan lagi,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.