Berkah Sholawat, Untapun Bisa Bicara

oleh -dibaca 4237 orang
Ilustrasi Unta (Pinterest)

Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya dengan sungguh-sungguh (Q.S. Al-Ahzab ayat 56).

Semua sudah maklum, bahwa shalawat memiliki berbagai macam fadhilah (keutamaan).

Diantaranya sebagaimana yang dikisahkan di dalam kitab Dzurratun-Nashihin.

Dikisahkan bahwa ada seorang Yahudi datang kepada Rasulullah SAW dengan membawa empat orang saksi melaporkan, bahwa Untanya hilang dicuri oleh seorang Muslim.

Rasulullah SAW sesuai dengan hukum syariat memutuskan, bahwa Unta harus dikembalikan kepada si Yahudi dan si Muslim dipotong tangannya.

Mendengar itu si Muslim merasa sedih dan bingung, lalu mengangkat kepalanya ke langit dan berdoa: “Ya Tuhanku! Engkau mengetahui bahwa aku tidak mencuri Unta itu”.

BACA JUGA:   Sejarah Kyai Adnan Syarif Ciptakan Sholawat Uhudiyah saat Hari Tasyrik

Kemudian si Muslim berkata kepada Rasulullah saw.: “Ya Rasulullah! Keputusanmu adalah benar, tetapi cobalah tanya Unta ini tentang kejadian yang sebenamya”.

Ditanya Unta itu oleh Rasulullah SAW: “Hai Unta! Milik siapakah engkau ini?”

Si Unta menjawab dengan kata-kata yang tegas: “Aku adalah milik orang muslim ini, dan bahwa empat orang saksi itu adalah saksi palsu dan dusta”.

Kemudian Rasulullah SAW kembali bertanya kepada orang muslim itu: “Ceritakan kepadaku, apa yang engkau telah perbuat sehingga Allah menakdirkan Unta ini berbicara memberi kesaksian untuk kepentinganmu?”

Si muslim menjawab: “Aku selalu tidak tidur sebelum membaca shalawat untukmu sepuluh kali”.

Kemudian Rasulullah bersabda, “Karena shalawatmu untukku, engkau telah selamat dari hukuman potong tangan di dunia dan akan selamat dari adzab di hari kemudian”.