LD PCNU Sayangkan Orang Tua yang Fasilitasi Anak Bawah Umur dengan Gadget

oleh -dibaca 247 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Pengurus Lembaga Dakwah (LD) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang, Gus Abdul Rouf, S.Pd.I. mengatakan bahwa di era digital ini yang sangat memprihatinkan adalah orang tua yang memfasilitasi gadget atau handphone (HP) untuk anak-anak di bawah umur.

Hal itu ia ungkapkan saat Ngaji Selosoan di Studio Media Center an-Nahdlah (MCN) Gedung PCNU Jalan Alun-alun Timur 03 Lumajang, Senin (8/1/2024).

“Bahkan dirinya menjadikan HP tersebut sebagai alat agar anak itu tidak rewel, dan itu merupakan pendidikan yang kurang baik,” ungkapnya.

Dalam acara yang bertajuk ‘Tantangan dan Peluang Pemuda Milenial di Era Digital’ ini, dirinya menambahkan, salah satu kesalahan yang dilakukan oleh orang tua kepada anaknya ialah memfasilitasi HP yang akan mengurangi kreatifitas anak tersebut.

BACA JUGA:   Gus Ma'mun Mahfudz: Jangan Sering Keluar dan Meninggalkan Ngaji

“Sebenarnya anak yang masih berusia lima sampai sepuluh tahun itu merupakan usia emas yang harus betul-betul dididik dan digali lebih dalam kreatifitas-kreatifitasnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, pengaruh HP sangatlah besar bagi seorang anak, karena seusianya masih tidak bisa memilah dan memilih dalam menonton hal-hal yang positif.

“Dan pengaruh selanjutnya, kalau anak itu sudah kecanduan, maka anak-anak itu jarang berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain,” tambahnya.

Ia juga memaparkan, HP berpengaruh pada kesehatan anak dan juga dikhawatirkan mengakses sesuatu yang negatif yang akan membentuk karakternya, karena anak-anak tersebut belum mempunyai pondasi ilmu agama yang kuat.

“Oleh karena itu, bagi orang tua jangan dibiasakan memfasilitasi anak dengan HP dan harus melatih anak-anaknya berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain agar ketika anak itu sudah dewasa, ia mampu untuk hidup bermasyarakat,” tutupnya.