Kiai Qusyairi: Hindari Fitnah Harta dan Anak

oleh -dibaca 457 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Wakil Rais PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Lumajang, KH. Ahmad Qusyairi memberikan nasihat agar berupaya menghindar dari fitnah harta dan anak.

“Janganlah karena mementingkan urusan pekerjaan dan keluarga serta bersenang-senang dengannya, menyebabkan kalian tersibukkan dari berdzikir kepada Allah, hingga dengan sengaja mengakhirkan sholat, bahkan meninggalkan sholat,” paparnya.

Pesan Kiai Ahmad Qusyairi disampaikan saat Ngaji Selosoan di Studio Media Center an-Nahdlah (MCN) Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jalan Alun-alun Timur 03 Lumajang, Selasa (12/12/2023).

Seperti yang tertulis dalam Qur’an Surat Al Munafiqun ayat 9 :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لاَ تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلاَ أَوْلاَدُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

BACA JUGA:   Kapan Awal Puasa Rajab 2024? Berikut Ketentuan, Keutamaan, dan Niatnya

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.”

Senada dengan hal tersebut Nabi juga bersabda: “Amal ibadah pertama yang akan dihisab oleh Allah pada hari kiamat adalah shalatnya, jika shalatnya baik maka baiklah seluruh amalannya yang lain dan jika shalatnya rusak maka rusaklah seluruh amalannya yang lain.” (HR Thabrani).

Kiai Ahmad Qusyairi juga berpesan agar melatih diri menjadi pribadi yang disiplin dengan mengutamakan sholat dari pada kepentingan lainnya, sehingga keberadaan keluarga, anak serta harta benda diterima sebagai amanah yang bisa dikendalikan bukan malah menjerumuskan.