Gelar TOC, Lakpesdam Dampingi Desa yang Ditunjuk Kemendesa RI

oleh -dibaca 367 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID, Sukodono. Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang melakukan pendampingan terhadap desa yang ditunjuk oleh Kementerian Desa Republik Indonesia (Kemendesa RI) sebagai desa inklusi dan akuntabilitas sosial.

“Kegiatan Theory of Change (TOC) ini sangat bagus untuk 4 desa binaan baru pada tahun 2024 ini, yaitu Supiturang, Denok, Kertowono dan Tanggung,” ucap Tim Teknis II Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Lumajang, Imam Machali, S.E.

Menurutnya, empat desa tersebut berantusias mengikuti kegiatan itu untuk mengenal terkait inklusi dan akuntabilitas sosial. Sebab pentingnya inklusi ini untuk merangkul setiap aspek elemen masyarakat, sedangkan akuntabilitas sosial untuk mengetahui tranparansi di desanya masing-masing.

BACA JUGA:   Gus Khuzeinuddin: Santri Masa Kini Harus Berkontribusi di Bidang Usaha

“Selain keempat desa di atas, ada desa replikasi yang juga berantusias mengikuti kegiatan itu yakni Desa Pronojiwo, kegiatan ini bersifat partisipatoris dengan menggali usulan dan gagasan mereka,” ungkapnya pada acara yang bertempat di Indoor Warung Apung Pondok Asri Sukodono Lumajang, Selasa (28/05/2024).

Sementara itu, Koordinator P3PD Lakpesdam PCNU Lumajang, Muhammad Farid, S.Pd.I., M.Sy. mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama dengan Kemendesa RI.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang selama ini tergolong marginal, disabilitas, kaum rentan, dan perempuan dapat terlibat dalam membangun desa,” pungkasnya pada acara yang bertajuk ‘Membangun Mimpi Perubahan Desa’ itu.