NU-LUMAJANG.OR.ID, Klakah. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Klakah menggelar Do’a Bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Masehi NU di Desa Tegalrandu Klakah, Jum’at (30/1/2026).
Dalam acara yang bertajuk ‘Perempuan Tangguh, Pengabdi Tanpa Lelah’ itu, Ketua PAC Muslimat NU Klakah, Hj. Sulfi, S.Pd. mengatakan bahwa perayaan momen Harlah NU itu untuk mensyukuri perjalanan panjang organisasi dalam menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah yang diajarkan para muassis NU.
“Ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan muassis NU bagi kaum perempuan untuk berdaya secara sosial dan agama. Dan kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai moderasi beragama tetap terjaga di tengah-tengah masyarakat yang semakin modern,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris PAC Muslimat NU Klakah, Sulastri menambahkan bahwa perjuangan Muslimat NU adalah tentang kesetiaan kepada nilai, istiqamah dalam khidmah, dan ketulusan yang tak mengharap pujian.
“Muslimat NU bukan hanya organisasi, tapi ladang perjuangan. Bukan sekadar tempat berkumpul, tapi ruang pengabdian penuh cinta dan ketulusan. Dari majelis taklim hingga dapur umum, dari pengajian ibu-ibu hingga kerja sosial kemasyarakatan—kami terus hadir menjadi pelita di tengah umat,” imbuhnya.
Menurutnya, di balik kelembutan seorang ibu dan keteguhan seorang perempuan, tersimpan kekuatan besar untuk menjaga akidah, menguatkan pendidikan, dan merawat bangsa.
“Kami mungkin tak selalu terlihat, tapi kami selalu bergerak. Karena bagi kami berkhidmat adalah kehormatan,” pungkasnya.










