Puluhan Ribu Santri Ikut Apel Hari Santri

oleh -dibaca 159 orang
Apel Hari Santri Alun-Alun Lumajang

Nu-Lumajang.or.id. Puluhan ribu santri mengikut apel hari santri di Alun -Alun kota Lumajang, Senin (22/11/18). Mereka ingin merayakan ditetapkannnya 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Bahkan para santri ini juga mengikrarkan setia pada Pancasila.

Sejak pagi, puluhan ribu santri dari berbagai penjuru Lumajang memadati Alun alun Lumajang. Dengan memakai pakaian serba putih dengan pakaian bawah gelap, mereka tumpek blek di pusat simbol kota Lumajang.

Mereka juga dengan khidmat mengikuti pelaksanaan Apel yang di pimpin inspektur upacara, Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, M.ML.

Hadir pula dalam acara itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Masdar, ketua DPRD Lumajang Agus Wicaksono, Kapolres Lumajang AKBP Rahmad iswanusi dan ketua PCNU Lumajang Gus Mas’ud.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang, mengapresiasi perjuangan para santri dalam peran kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga:  Ribuan Warga Nahdliyin Yosowilangun Ngaji Sejarah Santri dan Ulama

“Maka sudah sepantasnya, pemerintah memberikan penghormatan pada jasa para santri, yaitu ditetapkannya hari santri sejak empat tahun lalu,” sambut Bupati sekaligus kasat korcab Banser Lumajang.

Ini menunjukkan hubungan santri dengan pemerintah sangat harmonis. Peran jasa santri dalam berjuang kemerdekaan mendapatkan penghargaan.

Apel Hari Santri Nasional Alun-Alun Lumajang

“Terimakasih kepada presiden Jokowi yang telah menetapkan hari santri setiap 22 Oktober,” tambahnya.

Bahkan pemerintah Lumajang akan memberikan perhatian besar pada para santri. Sebagai bentuk penghormatan, semua pegawai dilingkungan Pemkab Lumajang memeriahkan hari santri.

“Kami mewajibkan semua ASN di pemerintah memakai sarung dan kopyah bagi laki laki. Dan memakai rok panjang serta berkerudung bagi perempuan. Semua bentuk penghormatan pada hari santri,” lanjutnya.

Baca Juga: Ratusan UKM Ramaikan Bazar Hari Santri

Pemerintah Lumajang akan memberikan program BUMTREN bagi pesantren. Sehingga semua pesantren berdaya secara ekonomi. ” Saya ingin ada pemerataan ekonomi di kalangan pesantren. Sehingga kesejahteraan santri dan pesantren meningkat,” tegasnya.

Baca Juga:  Mangga dan Alpukat MWC Ranuyoso Laris Manis

Sementara ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang, Gus Mas’ud, sangat apresiatif pada puluhan ribu santri yang ikut apel hari santri ini. ” Ini sejarah bagi santri Lumajang, bisa merayakan hari santri. Harapannya, santri terus berkarya dan mengisi kemerdekaan republik Indonesia,” ucapnya.

PCNU Lumajang juga menyampaikan terimakasih pada pemerintah Lumajang. Karena telah memberikan fasilitas adanya pelaksanan hari santri.

“Ini bentuk perhatian pemerintah Lumajang pada para santri. Harapannya, kegiatan seperti ini tetap sitiqomah. Sehingga acara ini menjadi tempat konsolidasi pagi para santri, kiyai dan pemerintah,” tutupnya.