JIMAT Dukung Bupati Tutup V2 dan Tempat Usaha Berbau Maksiat

oleh -dibaca 158 orang
Istighotsah Lumajang Jimat Anti Maksiat 2

Nu-Lumajang.or.id. Ribuan warga yang tergabung dalam masyarakat anti maksiat (JIMAT) menggelar aksi doa bersama dan istighotsah di halaman Masjid Agung Anas Mahfudz Lumajang, Jumat (19/11/18). Ini bentuk dukungan para elemen masyarakat Lumajang atas sikap pemerintah dalam menutup tempat karaoke Vision Vista.

Sejak sebelum sholat Jumat, Ribuan warga ini telah berdatangan ke Masjid Anas Mahfudz Lumajang. Bahkan para peserta aksi ini makin banyak, setelah sholat Jumat usai. Mereka datang dari seluruh penjuru Lumajang.

Ribuan massa dengan berpakaian serba putih ini, akan menggelar aksi doa bersama dan istighotsah di halaman Masjid Anas Mahfud Lumajang. Hadir pula dalam aksi ini puluhan elemen masyarakat Lumajang, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lumajang.

Awalnya,  perwakilan dari PC Nahdlatul Ulama, KH Ahmad Qusyairi menyampaikan orasinya. Dalam sambutannnya, Katib syuriah NU Lumajang ini meminta segala kemaksiatan di Lumajang harus dihentikan. Karena kemaksiatan bertentangan dengan nilai-nilai falsafah negara Pancasila.

Baca Juga:  Jam'iyyatul Qurra Wal Huffadh NU Lumajang Hadirkan Qori Internasional

“Pendiri bangsa Indonesia banyak dari kalangan Ulama. Bahkan dalam sila pertama pancasila, menyakini adanya ketuhanan yang Maha Esa,” teriaknya dengan lantang sambil ditepuk tangan para jemaah.

Istighotsah Lumajang Jimat Anti Maksiat

Hal senada disampaikan ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Lumajang, H. Suharyo AP, SH, sangat tersentuh dengan gerakan anti maksiat ini. Apalagi bangsa indonesia telah dilanda bencana terus menerus. Mulai dari ujung timur Indonesia sampai ujung barat. “Semua bencana ini semua dari Allah. Maka sudah saatnya kita kembali pada tuntunan agama. Salah satu penyebab bencana, banyaknya maksiat. Maka kita harus intropeksi diri kita sendiri. Maupun pada sekeliling kita,” sambutnya.

Baca Juga:  Ketua PW Pergunu Lantik PAC Pergunu Se-Lumajang

Selanjutnya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lumajang, Muhammad Khoiri, membacakan pernyataan sikap bersama. Dalam salah satu petisinya, JIMAT mendukung sikap pemerintah Lumajang menututup tempat karaoke vision vista lumajang.

“Kita meminta pemerintah Lumajang juga menutup semua tempat kemaksiatan di Lumajang. selain bertentangan dengan sila pertama Pancasila, juga bertentang dengan agama,” jelasnya, laki-laki berkaca mata itu disambut riuh para jemaah istighotsah.

JIMAT akan membawa massa lebih banyak ke Alun-Alun Lumajang, jika desakan tempat-tempat maksiat di Lumajang tetap dibiarkan merajalela. Sembari, mereka juga mendudukung para pengusaha tetap membuka bisnisnya tanpa bertetangan dengan nilai agama.

“Saya menerima semua petisi dari JIMAT ini. Pemerintah Lumajang akan berkomitmen menutup tempat-tempat maksiat,” tutup Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, M.ML, saat menerima surat petisi dari ketua JIMAT.