PCNU Lumajang: Kemungkaran Dan Maksiat jadi Common Enemy

oleh -
Ketua PC NU Lumajang Berantas Maksiat

Nu-Lumajang.or.id. Membersihan kemungkaran dan maksiat di Lumajang menjadi komitmen bersama seluruh masyarakat. Bahkan mereka juga menyepakati kemungkaran dan kemaksiatan menjadi simbol common enemy atau musuh bersama.

“Semua elemen masyarakat, seperti Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia ( MUI), Majelis Mahabbah, pondok pesantren, Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat, dan beberapa kelompok masyarakat lainnya,” ungkap ketua PCNU Lumajang, Gus Mas’ud, saat di wawacara di kantornya, Minggu (14/11/18).

Lebih lanjut, orang nomer satu dilingkungan tanfidziyah NU Lumajang ini, menambahkan bahwa kemungkaran dan kemaksiatan merupakan salah satu biang rusaknya moral generasi bangsa.

Baca Juga:  Lazisnu Kembali Dipercaya Salurkan Dana Bantuan Bencana

“Angka kriminalitas, seperti begal, pemerkosaan, dan kejadian asusila lainnya, bermuara dari kemaksiatan dan kemungkaran,” tambahnya dengan mimik serius.

Baca Juga: Majelis Para Kyai ‘Mahabbah’ Dukung Penutupan Vision Vista

Maka semua elemen masyarakat dalam memberantas kemungkaran dan kemaksiatan menjadi harga mati. Gerakan ini telah menjadi gerakan bersama melawan kemungkaran dan kemaksiatan.

Baca Juga:  Ketua MWC NU Jatiroto: Generasi Sabiq, Lahiq dan Mahiq

“Semua kelompok masyarakatnya mendukung langkah pemerintah dalam memerangi kemungkaran dan kemaksiatan,” pungkasnya.