NU Care Ranting Pandansari Rampungkan Pembangunan Rumah Ibu Sumartini

oleh -dibaca 10 orang

 

 

NU-LUMAJANG.OR.ID, Senduro. NU Care Jaringan Pengelola Zakat Infaq dan Shodaqah (JPZIS) Ranting Desa Pandansari akhirnya dapat merampungkan pembangunan rumah dan secara simbolis menyerahkannya kepada Sumartini warga Dusun Krajan RT 09 RW 05 Desa Pandansari Kecamatan Senduro pada Ahad (17/01/2021).

Pembangunan yang juga dibantu Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Cabang Lumajang bersama pemerintah dan masyarakat Pandansari ini dimulai sejak Bulan Agustus tahun lalu yang ditangani oleh tim bentukan khusus yang dinamakan NU Peduli.

Baca Juga:  Dapat Bantuan UPZISNU Kandangtepus, Perempuan Muallaf Ini Mengaku Senang Dengan Islam

Ketua Tim NU Peduli Ahmad Hadi mengungkapkan selama kurang lebih 25 tahun Sumartini menempati rumah tidak layak huni yang berada diatas tanah milik tetangganya.

NU Care Ranting Pandansari Rampungkan Pembangunan Rumah Ibu Sumartini
Rumah ibu Sumartini dulu sebelum dibangun

“Setelah kurang lebih 25 tahun menempati rumah tidak layak huni dan lokasinya juga numpang di tanah pekarangan tetangganya, Ahirnya Alhamdulillah kebahagian terpancar dari wajah Bu Sumartini, sekarang beliau punya rumah sendiri di tanahnya sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan program bangun rumah ini dilakukan atas usulan masyarakat dan bisa rampung berkat gotong royong masyarakat setempat.

Baca Juga:  Lazisnu Ranting Ranupakis Santuni Anak Yatim

“Alhamdulillah, pembangunan lancar, masyakat Pandansari memang luar biasa, semangat gotong royongnya sangat terjalin kuat sehingga pembangunan Rumah Bu Sumartini bisa rampung dengan menghabiskan biaya pembangunan sekitar 40 juta,” imbuhnya.

NU Care Ranting Pandansari Rampungkan Pembangunan Rumah Ibu Sumartini
Ibu Sumartini dan keluarga di rumah barunya

Selain itu Sumartini mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Tim NU Peduli yang telah menjadi perantara dirinya dan keluarganya bisa mempunyai rumah sendiri yang layak huni.

“Terima kasih, saya dan keluarga sudah dibantu oleh NU,” pungkasnya singkat dengan bahasa Madura.