PCNU Lumajang Perpanjang Tim Peduli Semeru

oleh -

NU-Lumajang.OR.ID, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang memperpanjang Tim Peduli Semeru. Hal ini dilakukan mengingat potensi bahaya gunung Semeru masih tinggi.

Keputusan memperpanjang Tim Peduli Semeru ini, setelah PCNU Kabupaten Lumajang melakukan evaluasi bersama dengan beberapa lembaga dan Badan Otonom yang ikut terlibat peduli bencana Gunung Semeru.

” Meski seyogyanya, tim peduli gunung Semeru berakhir pada tanggal 14 Desember ini. Kita putuskan tim peduli gunung Semeru diperpanjang sampai 21 Desember,” ungkap Sekretaris PCNU Kabupaten Lumajang Abdul Muqhits Naufal, di sela-sela rapat evaluasi peduli Semeru di kantor PCNU Kabupaten Lumajang Senin (14/12/20).

PCNU Lumajang Perpanjang Tim Peduli SemeruHal ini dilakukan, selain mengikuti kebijakan pemerintah Kabupaten Lumajang yang memperpanjang tim tanggap darurat, potensi bahaya gunung Semeru masih cukup tinggi.

Baca Juga:  Wujudkan Ketahanan Pangan, LPBI-NU Lumajang Jelaskan Cara Budidaya Tanaman Pisang

“Hasil kajian tim peduli Semeru bahaya yang paling tinggi adalah potensi lahar dingin gunung Semeru,” timpal Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Lumajang Muhammad Ridwan.

Namun demikian fokus dari tim peduli gunung Semeru tidak lagi di wilayah Desa Sumber Urip Kecamatan Pronojiwo.

Tim relawan akan digeser ke wilayah kecamatan candipuro.

“Mengingat ancaman lahar dingin yang cukup tinggi. Ada beberapa dusun yang yang sangat terdampak dari bencana sundar gunung Semeru tersebut,” tambahnya.

Pos Tim Peduli Semeru akan diletakkan di Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Candipuro. Karena MWC NU Candipuro ini, lokasi yang paling tepat dengan ancaman bahaya sekunder Semeru.

Baca Juga:  Jauh-jauh dari Banyuwangi 40 Orang ini Datangi PCNU Lumajang dengan Sepeda Ontel

” Ada tiga titik pengungsian di Kecamatan Candipuro. Dua, di dDesa Sumberwuluh, satu, di Desa Jugosari. Ada ratusan pengungsi di tiga lokasi tersebut,” jelasnya.

Meski ada pemindahan pos, Tim Peduli Semeru terus melakukan kajian pada korban terdampak Semeru di desa Sumber Urip. Karena ancaman letusan gunung tertinggi di pulau Jawa itu masih potensi terjadi.

“Aktivitas gunung Semeru masih fluktuatif. Tim Peduli Semeru siap kelapangan. Jika ada perkembangan Semeru makin membahayakan,” tutup wakil Tim Peduli Semeru, Rudi Hartono.