Berkabung, PCNU Takziyah ke Tiga Tokoh Lumajang

oleh -dibaca 84 orang

NU-LUMAJANG.OR.IDLumajang, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang melakukan safari takziyah ke kediaman tiga tokoh Lumajang yang telah wafat pada Selasa, (10/11/20).

Ketua PCNU Lumajang Gus Moh. Mas’ud, S.Ag., MA. menyatakan, pekan ini Lumajang banyak berkabung atas wafatnya para tokoh.

“Ada Pak Fauzi, Bupati Lumajang periode 1998-2008, beliau dekat dengan para Ulama, sehingga kepergiannya menjadi duka bagi Ulama,” paparnya.

Menurutnya, Pak Fauzi meninggalkan banyak prestasi untuk membangun Lumajang, maka PCNU menyempatkan diri untuk bertakziah ke Batu Malang bersama Rais, Wakil Rais dan Katib.

Baca Juga:  Pemerintah Anggarkan Dana untuk NU, PWNU Jatim : Hal itu Sudah Benar

“Kami pergi ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa dan berdoa,” tuturnya.

Gus Mas’ud juga menyampaikan duka karena kehilangan Mustasyar dan A’wan PCNU Lumajang, yaitu Kiai Abdullah Sattar, dan Kiai Hasan Huda pada hari yang sama, Ahad (08/11/20).

“Usai pulang dari Malang, kemarin kami takziyah ke Kiai Abdullah Sattar di Mlawang Klakah dan Kiai Hasan Huda di Yosowilangun Kidul,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, PCNU menemui keluarga untuk menyambung silaturrahim, dan ke maqbarah untuk berdoa

Baca Juga:  Satgas NU Peduli Covid-19 Bagikan Ratusan Paket Sembako di Daerah Terdampak

“Kiai Abdullah Sattar adalah Muballigh yang menebarkan dakwah yang sejuk, penuh canda tawa dan tetap membawa misi Ahlussunnah Waljama’ah Annahdliyyah,” kenangnya.

Gus Mas’ud menambahkan, Kiai Hasan Huda pun begitu, keduanya adalah Muballigh kondang yang menyebarkan Islam di Lumajang.

“Kami berterima kasih atas jasa-jasa beliau yang ikut berjuang di Nahdlatul Ulama, danmeminta keluarga dan anak-anak beliau untuk meneruskan perjuangan di Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.