Libatkan Enam Pesantren, PCNU Lumajang Peringati Hari Santri Nasional Secara Virtual

oleh -dibaca 40 orang

 

LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang memperingati Hari Santri Nasional ke-6 secara virtual pada Kamis (22/10/2020) di Pendopo Arya Wiraraja.

Turut serta pada acara ini di pendopo Bupati Lumajang beserta wakilnya, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), beberapa pengurus Badan Otonom (Banom) dan Lembaga NU, serta diikuti secara virtual oleh semua pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) yang tersebar di enam titik pesantren.Libatkan Enam Pesantren, PCNU Lumajang Peringati Hari Santri Nasional Secara Virtual

Dalam sambutannya secara virtual dari Gedung NU, Ketua PCNU Lumajang Gus Muhammad Mas’ud, S.Ag, MA menjelaskan ada enam pesantren yang menjadi titik kumpul para pengurus NU ditingkat kecamatan pada peringatan hari santri tahun ini.

“Malam hari ini kita bisa menggelar sebuah acara yang sangat penting yaitu istighotsah dan doa bersama munajat yang diikuti secara virtual oleh MWCNU di enam, Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Pesantren Kiai Syarifuddin Wonorejo, Pesantren Bustanul Ulum Krai, di sebelah barat ada Pesantren Apita Nurussalam Candipuro asuhan Kiai Mimbar, Pesantren Darun Najah Asuhan Kiai Khozin Barizi, dan Pesantren Miftahul Midad Sumberejo Sukodono,” tutur pria yang biasa disapa Gus Ud ini.

Baca Juga:  Kiai Munsif: PMII Lahir Sebagai Wadah Khusus Mahasiswa NU
Libatkan Enam Pesantren, PCNU Lumajang Peringati Hari Santri Nasional Secara Virtual
Ketua PCNU Lumajang saat menyampaikan sambutan secara virtual dari Gedung NU 2

Gus Ud juga menuturkan rangkaian acara peringatan Hari Santri tahun ini tetap meriah dan hampir semuanya dilakukan secara virtual hingga puncak acara bedah buku pada 10 November.

“Kegiatan hari santri pada tahun ini lebih banyak kita lakukan dengan virtual, kita awali dengan istighosah nanti berturut-turut beruntun ada beberapa agenda hari santri yang juga virtual yang nanti puncaknya pada tanggal 10 November, ada santripreneur, lomba Al Banjari Virtual, lomba Aqidatul Awam, Rapid test gratis, dan acara sejuta manfaat untuk umat oleh LKKNU,” ujarnya.

Baca Juga:  LTM Himbau Masjid Tetap Mengadakan Jumaatan dengan Beberapa Kebijakan

Lebih lanjut ia meminta kepada para Kiai untuk supaya tidak segan-segan menegur dan mengarahkan pengurus NU di semua tingkatan agar bergerak demi kemajuan NU.

“kami titip kepada para kiai, kalau ada pengurus MWCNU, Ranting NU atau bahkan PCNU sendiri, kalau pengurusnya tidak bergerak, lemot, lelet, tidak responsif, Monggo bisa ditegur, dipanggil itu pengurus NU nya termasuk saya ini, panggil dan berikan arahan karena bagaimanapun jam’iyyah ini adalah milik para pesantren,” pungkasnya.