Merasa Tenang, Guru SDN Jogotrunan ini Mantap Menjadi Muallaf

oleh -dibaca 276 orang

 

 

NU-LUMAJANG.OR ID, Lumajang. Damiana Savitri Mustikaningtyas, seorang guru Sekolah Dasar Negeri di Kelurahan Jogotrunan Lumajang yang juga warga sana memantapkan dirinya menjadi seorang muslimah dengan mengikrarkan dua kalimat syahadat pada Kamis siang menjelang ashar (1/10/2020) di Masjid Agung KH. Anas Mahfudz Lumajang.

Acara Ikrar yang dibimbing langsung Ketua Takmir KH. Abdul Kafi, SH berlangsung lancar dan khidmat serta disaksikan oleh beberapa jajaran Takmir lainnya.

Damiana Savitri Mustikaningtyas mengaku sudah berbulan-bulan dirinya merenung memikirkan untuk menjadi seorang muslimah.

“Saya sudah memikirkan ini mulai bulan Juli, hari ini saya yakin dan mantap untuk masuk Islam,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ketua PCNU: Arya Wiraraja, Raja Islam Pertama Di Tanah Jawa

Ia mengungkapkan setelah membaca dua kalimat syahadat, dirinya lega dan merasa tenang.

“Sekarang saya lebih tenang dan lebih nyaman setelah masuk Islam,” jawabnya saat ditanya oleh KH. Abdul Kafi setelah prosesi Ikrar Syahadat.

Merasa Tenang, Guru SDN Jogotrunan ini Mantap Menjadi Muallaf
Kiai Kafi bersama Takmir Agung lainnya saat mendoakan ibu Savitri usai ikrarkan syahadat

Takmir Masjid yang hadir pada saat itu, Kiai Nur Khotib menuturkan keislaman wanita yang biasa disapa Vitri ini atas kesadaran dan kemauan dirinya sendiri.

“Sebelum ikrar kami sudah menanyakan kepada yang bersangkutan, dia sudah pamit untuk masuk Islam kepada pihak-pihak yang berhubungan dengan dia dan dia memang dengan kemauan sendiri masuk Islam, tadi juga ada dua temannya yang menjadi saksi,” jelas Kiai yang juga ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Lumajang ini.

Baca Juga:  Gunung Semeru Terbakar, Puluhan Warga Ranupane Gelar Sholat Istisqo'

Setelah ini jajaran Takmir Masjid Agung secara khusus akan memberikan pembinaan kepada wanita Muallaf ini.

“Masjid agung siap membina yang bersangkutan, akan kita pasrahkan kepada jemaah putri, khususnya kepada Nyai Khoiridah istrinya Gus Kafi, dan insyaallah setiap ba’da Subuh akan terus dibina sampai dia dengan kesadarannya untuk bisa beribadah, kita doakan semoga beliau Istiqomah dalam keislamannya,” pungkasnya.