Ketua NU Lumajang Sampaikan Politik Kebangsaan NU, Begini Reaksi Warga Hindu dan Aparat

oleh -dibaca 147 orang

Lumajang- Rasa kebersamaan dan khidmat sangat nampak dalam prosesi upacara bendera HUT RI ke-73, yang diselenggarakan oleh warga NU di Situs Silogending Senduro. Tidak hanya warga NU Senduro, perwakilan warga NU dari Yosowilangun, Sukodono, Kedungjajang, Fatayat NU, serta warga hindu dan perangkat desa serta PSHT larut dan melebur dalam kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ust. Mas’ud, S.Ag., M.A Ketua PCNU Lumajang yang didapuk sebagai inspektur upacara menyampaikan politik kebangsaan Nahdlatul Ulama. Menurutnya, Indonesia bukan negara agama tertentu, tapi Indonesia adalah negara yang menganut filosofi dan moralitas beragama. “Sudah banyak contoh negara yang menggunakan agama tertentu sebagai formal institusi, tapi tidak cukup berhasil dalam membangun bangsa dan negaranya. Indonesia melalui petunjuk para pendiri Nahdlatul Ulama mampu menyandingkan dan mensinergikan agama dan negara dalam satu rumusan penting, yakni Pancasila” tuturnya.

Baca Juga:  PAC PERGUNU Pasirian dan Yosowilangun Resmi Terbentuk

Selain hal itu, ia menyampaikan bahwa kebesaran dan kekayaan khazanah bangsa ini harus terus dilestarikan, karena dengan ini bangsa Indonesia akan mampu mengisi dan bahkan menikmati kemerdekaan dengan baik.


Menanggapi hal tersebut, Wira salah satu aktifis Hindu mengatakan apresiasinya yang luar biasa. Menurutnya, NU memang selalu menjadi mitra dalam kerukunan beragama. “Kita mengharap, kegiatan semacam ini terus dilaksanakan. Inilah potret kebersamaan itu. Dalam kegiatan Pure, sudilah kiranya teman-teman NU bersama dengan kita turut terlibat dalam mengkampanyekan kedamaian” Ungkapnya saat ditemui di rumahnya yang tak jauh dari lokasi situs. Hal yang sama diungkapkan Fajar, Babinkamtibmas Kandangan, menurutnya kegiatan ini sudah bagus. “Semua harus terlibat dalam proses perdamaian dan toleransi antar umat beragama” ungkapnya. _One

Baca Juga:  Alhamdulillah, Ijin Operasional Klinik NU Lumajang Keluar