PCNU Lumajang Kecam Keras Kasus Kekerasan di Solo

oleh -dibaca 71 orang

 

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang mengecam keras tindak kekerasan dan intoleran oleh sekelompok orang terhadap gelaran Midodareni di rumah keluarga Umar Assegaf di Solo yang terjadi pada Sabtu malam (8/8/2020).

Video Kekerasan yang beredar luas di media sosial ini terjadi di kampung Mertrodanan Pasar Kliwon Solo dan memakan tiga korban luka-luka dan rusaknya beberapa kendaraan yang diparkir di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

PCNU Lumajang Kecam Keras Kasus Kekerasan di Solo
Detik-detik tindak kekerasan dan intoleran oleh kelompok garis keras

Merespon hal itu, Ketua PCNU Lumajang Gus Muhammad Mas’ud, S.Ag, MA menyayangkan hal itu dan menolak segala bentuk tindak kekerasan atas nama apapun.

Baca Juga:  Bupati Lumajang Inginkan Percepatan RSNU Jadi Program Unggulan Kabupaten

“Kami menolak keras terhadap perilaku-perilaku yang intoleran, tindak kekerasan dan kegiatan yang melanggar hukum lainnya meskipun itu dilakukan atas nama suku, agama, ras, dan yang bertentangan dengan norma agama, hukum, nilai budaya nusantara dan Pancasila,” ungkap pria yang akrab di sapa Gus Ud lewat postingan video di Fanspage PCNU Lumajang pada Rabu (12/9/2020).

Gus Ud menghimbau agar aparat kepolisian menindak tegas para pelaku kekerasan tersebut karena dapat mengganggu kerukunan.

“Kami mohon kepada Polri untuk menindak tegas para pelaku persekusi itu karena kami rasakan ini mengganggu kebebasan ibadah keagamaan, kami warga Indonesia warga yang cinta damai warga yang semangat dalam beribadah dengan baik yang toleran,” himbaunya.

Baca Juga:  Menjadi Pengurus Niatkan untuk Berkhidmat dan Mendapat Barokah NU

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan kondisi Indonesia tetap aman dan kondusif

“Kami tidak ingin Indonesia tercinta ini terjadi perang saudara, terjadi konflik yang berkelanjutan terjadi benturan dengan saudara sendiri sebagaimana di Suriah, mudah-mudahan negeri kita bangsa kita selalu dalam lindungan dan penjagaan Allah,” pungkasnya.