GP Ansor Lumajang dan BRI Kerjasama Luncurkan Kartu Anggota Elektronik

oleh -dibaca 140 orang

U-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lumajang menjalin kerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Cabang Lumajang untuk meluncurkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Elektronik untuk semua kader Ansor.

Kesepakatan kerjasama tersebut dihadiri dihadiri langsung oleh Ketua GP Ansor Lumajang, Fahrur Rozi dan Ketua Cabang BRI Lumajang, Mustajab Hadi di hadapan seluruh perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor se Kabupaten Lumajang di Aula Kantor 2 PCNU Lumajang Jl. Musi 9 Sumberejo, Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, pada Kamis (06-08-2020).

Gus Eros sapaan akrab Ketua GP Ansor Lumajang ini mengatakan bahwa kita telah bersepakat dan mempercayakan penerbitan KTA pada Bank BRI dengan teknologi chip yang dapat digunakan sebagai kartu pembayaran non tunai.

Baca Juga:  Ketua PC PMII Lumajang Minta PMII STIH Bangkit Kembali

“Semua kader sudah melengkapi semua persyaratan yang di minta. Dan sebentar lagi penerbitkan KTA Elektronik akan segera diluncurkan oleh Bank BRI, ” jelasnya.

Selain itu, kata Fahrur Rozi, produk KTA Elektronik ini memiliki desain cukup bagus yang dapat digunakan untuk pembayaran non tunai seperti e-Tol, dan belanja online lainnya.

“KTA Elektronik ini juga merupakan langkah yang diambil GP Ansor untuk turut serta¬†mendukung program pemerintah dalam meningkatkan gerakan transaksi non tunai,” imbuhnya.

Baca Juga:  Ketua NU: Warga NU tidak Pakai Layanan BPJS Via Klinik NU, Kebacut!

Kepala Cabang BRI Lumajang, Mustajab Hadi menyampaikan terimakasihnya pada GP Ansor yang telah mempercayakan pembuatan KTA Elektronik ini pada pihaknya.

“Terima Kasih kami sampaikan pada GP Ansor yang telah memberikan kepercayaan pada kami, dan kami berharap dengan KTA ini dapat memberikan kemudahan bagi kader Ansor dalam melakukan transaksi keuangan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga berharap kedepan, kerjasama di bidang yang lain juga akan mengikuti seperti memberikan kemudahan bagi kader GP Ansor dalam mengajukan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).