PCNU Tandatangani MoU Percepatan Pensertipikatan Wakaf Tanah dan Hak-hak Atas Tanah dengan Bupati Lumajang

oleh -dibaca 57 orang

NU-LUMAJANG.OR.IDLumajang, PCNU Lumajang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) komitmen percepatan pensertipikatan wakaf tanah dan hak-hak atas tanah di Gedung Pemkab Lantai 3 Lumajang, pada Rabu (08/07/20).

Pengesahan MoU tersebut dihadiri dan ditandatangani oleh Ketua PCNU Lumajang, Bupati Lumajang, Kemenag Lumajang, dan Badan Pertanahan Nasional kabupaten Lumajang.

Ketua PC Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Lumajang Muhammad Eka Rahman mengatakan, acara tersebut tidak membahas soal teknis.

“Melainkan pengesahan MoU dalam jangka waktu 5 tahun ke depan, untuk memroses segala bentuk pensertipikatan hak atas tanah, baik berupa ikrar wakaf maupun bentuk ikrar yang lain,” paparnya.

Eka Rahman melanjutkan, PCNU Lumajang memiliki lembaga khusus yang menangani masalah aset NU, baik berupa tanah maupun aset bentuk lainnya, yaitu LWP NU.

Baca Juga:  Ketua PCNU Lumajang Berdoa Bagi Kesembuhan Istri Hamidy

“LWPNU berkewajiban menjalankan hasil Muktamar NU ke-33 Tahun 2015 di Jombang, salah satunya tentang penertiban administrasi dan pemrosesan aset di cabang masing-masing,” tuturnya.

Ia menjelaskan, untuk perwakafan, LWPNU menyusun data sebaran aset PCNU Lumajang, dan berkoordinasi dengan lembaga lain, MWC NU dan Ranting NU untuk memfilter informasi mengenai status aset yang terdata.

“Maka MoU ini bertujuan menyelesaikan kejelasan status atas aset PCNU dalam waktu yang seksama dan dalam tempo yang cukup singkat,” ungkapnya.

Eka Rahman menambahkan, karena proses pengurusan tanah sangat panjang, maka LWPNU berinovasi mengadakan MoU percepatan pensertipikatan, agar aset NU dapat terdata dengan baik, tertib, terpantau dan terpelihara.

Baca Juga:  Instruksi PCNU: Stop Sementara Tahlilan dan Liburkan Pesantren, Santri Pulang Tak Pakai Angkutan Umum

“Dalam rangka menjawab MoU yang telah disepakati, dalam waktu dekat ini kami mengutamakan pendataan dan penguraian masalah di seluruh MWC NU,” terangnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan memulai dengan membangun berkoordinasi bersama LTM NU untuk mendata status atas tanah masjid di MWC NU Se-Kabupaten Lumajang.

“Alhamdulillah, kami bersyukur MoU ini telah disahkan dan menjadi modal kami dalam bekerja, serta membetuk sebuah semangat baru dalam jiwa segenap pengurus LWPNU,” imbuhnya.

Ketua PC LWPNU berharap, seluruh warga Nahdliyyin berpartisipasi dalam menyukseskan rencana dan target ke depan, jika semua elemen bersatu, maka penyelesaiannya dapat dipercepat.