Rawan diserobot Aliran Radikal, LTM NU Lumajang data Masjid di Rowokangkung

oleh -dibaca 199 orang

 

NU-LUMAJANG.OR.ID, Rowokangkung. Pengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM NU) Kabupaten Lumajang mendata beberapa masjid di Kecamatan Rowokangkung pada Ahad (5/7/2020) setelah menerima laporan adanya upaya gerakan aliran radikal yang ingin merusak Amaliah NU disana.

Pendataan ini didampingi langsung oleh beberapa pengurus MWC dan Ranting NU Rowokangkung ke tujuh desa disana yaitu Desa Rowokangkung, Nogosari, Kedungrejo, Sidorejo, Sumbersari, Sumberanyar dan Dawuhan wetan.

Ketua Ta’mir Masjid Nurul Huda dusun Genitri Rowokangkung Kiai Muhammad Mukrim menuturkan masjidnya sering mendapat iming-iming bantuan dari Partai Politik yang diyakini berideologi radikal.

“Masjid ini sering ditawari bantuan-bantuan dari salah satu Partai yang berafiliasi dengan Wahabi, namun kami menolaknya,” ujar Kiai Mukrim.

Baca Juga:  Menyegerakan Zakat Sangat diharapkan Saat Masa Pandemi Corona

Kiai Mukrim berharap selain pendataan, masjidnya dapat dibina untuk mengokohkan Amaliah Aswaja NU.

“Kami juga berharap dengan adanya pedataan ini kita diberikan pembinaan penguatan amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah dan pengaderan agar Masjid ini terus istiqamah menjalankan ibadah seperti biasanya,” Imbuhnya.Ketua Ta’mir Masjid Nurul Huda dusun Genitri Rowokangkung

Salah satu pengurus PC LTM NU Lumajang Musthofa Yasin menjelaskan pendataan dilakukan agar masjid tidak diserobot oleh aliran-aliran yang mengancam Amaliah ke-NU-an.

“Salah satu tujuan mendata Masjid NU ini adalah menjaga Amaliah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah yang sudah menjadi tradisi di seluruh masjid-masjid NU, agar tidak tergoyahkan oleh kelompok lain yang ingin merusak tatanannya, terbukti dengan pendataan ini kami menemukan kasus yang sama dengan daerah lain,” ungkap Musthofa Yasin.

Baca Juga:  Satgas NU Peduli Covid-19 Lumajang Prioritaskan Penanganan Pandemi di Zona Merah

Lebih lanjut Musthofa mengungkapkan setelah didata timnya memberikan surat pernyataan kepada Takmir.

“Setelah pendataan kami berikan surat pernyataan kepada Ta’mir untuk diisi sebagai bentuk ikrar bahwa masjidnya adalah masjid yang beramaliyah Aswaja An-Nahdliyyah dibawah binaan PC LTM NU Lumajang,” pungkasnya.Ketua Ta’mir Masjid Nurul Huda dusun Genitri Rowokangkung

Dari ketujuh desa Tim LTM NU Lumajang berhasil mendata 28 masjid yang akan terus dibina.