Kantongi Aset Lebih 200 Juta, Pengurus BMT NU Lumajang Resmi Dilantik

oleh -dibaca 227 orang

NU-LUMAJANG.OR.IDLumajang, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang membaiat Pengurus Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Lumajang di Gedung PCNU Lumajang, pada Sabtu (04/07/20).

Baiat dipimpin oleh Rais PCNU Lumajang KH. Husni Zuhri dan diikuti oleh seluruh Pengurus yang telah terpilih. Rais PCNU juga memberikan sedikit pesan kepada para Pengurus yang telah dibaiat.

“Semoga menjadi Pengurus yang jujur, amanah, transparan, profesional, serta dapat memajukan perekonomian ummat, khususnya Nahdliyyin di Lumajang,” tuturnya.

Ketua PCNU Lumajang Gus Moh. Mas’ud, S.Ag., M.A. menyatakan bahwa BMT NU sebagai lembaga pengelola keuangan harus accountable (bertanggung jawab) dan amanah.

Baca Juga:  Kiai Marzuki Pimpin Ikrar Deklarasi Koin Muktamar ke-34 di Lumajang

“Untuk membangun trust (kepercayaan) kepada Nasabah, mereka harus bekerja dengan profesional, untuk membangun komitmen profesional dan amanah harus ada upaya dhohir dan batin yang dilakukan,” ungkapnya.

Gus Mas’ud menjelaskan, selain upaya dhohir seperti seleksi ketat, tinjauan pendidikan dan lainnya, maka juga harus ada komitmen batin yang dibangun, salah satunya adalah mengucapkan sumpah atau ikrar.

“Mengucapkan sumpah ini sangat penting untuk membangun komitmen tanggung jawab dan rasa amanah yang harus dikembangkan dalam mengelola lembaga keuangan BMT NU Lumajang ini,” terangnya.

Ketua PCNU itu berharap, tim manajemen yang telah berikrar benar-benar memegang teguh sumpahnya. Berusaha sekuat tenaga untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab dunia-akhirat dalam pengelolaan keuangan ini.

Baca Juga:  Dua Kiai Kharismatik Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, PCNU: Kami Sangat Gembira

“Saya percaya dan yakin BMT ini dapat berkembang. Karena selama tiga bulan masa pandemi ini, meskipun belum dilaunching, BMT NU Lumajang telah mampu menghimpun aset lebih dari 200 juta,” paparnya.

Ketua PCNU percaya, BMT NU dapat terus maju dan berkembang. Oleh karena itu, kami mohon doa dan restu dari para Kiai agar BMT NU dapat membangun kemandirian jam’iyyah.

“Jadi mari jangan ragu untuk bermuamalah di BMT NU, karena Insya Allah pengelolaannya sesuai dengan syariat Islam,” pungkasnya.