Kebangkitan Perekonomian NU

oleh -dibaca 72 orang
Kebangkitan Perekonomian NU
Kebangkitan Perekonomian NU

Sejak awal peran Nahdlatut Tujjar dalam memberdayakan ekonomi umat mendapat dukungan dari para pendiri NU yang kebanyakan adalah para pedagang atau sekurang-kurangnya mempunyai unit produksi yang membuat mereka bisa mandiri secara ekonomi.

Diakui atau tidak, mayoritas penduduk Indonesia berada dalam kemiskinan dan mayoritas dari itu adalah warga Nahdiyyin yang berada di pedesaan.

Ini adalah tantangan bagi NU untuk menancapkan peranannya dalam pemberdayaan ekonomi umat. Dalam kondisi masyarakat seperti ini, pengembangan ekonomi menjadi satu hal terpenting. Karena sabda Rasul Saw yang artinya “kefakiran akan mendekatkan pada kekufuran”.

Ini mencerminkan bahwa dalam ekonomi islam pemenuhan kebutuhan dasar (basic needs) akan sangat mempengaruhi keimanan dan keislaman seseorang.

Baca Juga:  Pengurus PAC dan Ranting Fatayat NU Se-Kecamatan Klakah Dilantik

Memberdayakan ekonomi ummat sangat penting, apalagi untuk organisasi seperti NU yang mempunyai massa sangat besar dan berbasis pesantren dan pedesaan.
Pesantren menjadi aset besar bagi NU dalam rangka membangun ekonomi umat yang kuat tak mudah tergoyah oleh pengaruh global. Sekaligus sebagai jawaban untuk tantangan ekonomi global.

Begitu juga dengan masyarakat pedasaan. Dimana terdapat petani, nelayan, peternak dan lainnya yang manjadi sebuah aset tak ternilai.

Pesantren tersebar sampai ke pelosok pedesaaan adalah sebagai sentra pemberdayaan ekonomi umat. Kemandirian pesantren sejak beradab-abad yang lalu menunjukan bahwa pesantren telah memiliki basis ekomoni secara mandiri.

Kopontren adalah salah satu basis ekonomi pesantren. Dari sana pesantren bisa mengembangkan ekonominya dirinya sendiri dan masyarakat sekitar dengan gerbong utama koperasi pondok pesantren.

Baca Juga:  Laila: Jangan Tertipu Berita Bohong Muslim Uighur, Berikut Faktanya

Kembali ke khittah bagi NU tidak hanya dimaknai sebagai meninggalkan panggung politik praktis. Namun ada satu yang sangat penting yaitu kembali fokus untuk memberdayakan ekonomi umat dengan landasan sejarah Nahdlatut Tujjar. (Kutipan)

Dibawah ini foto pengambilan sumpah/Ikrar Team Manajemen BMT NU Lumajang tgl 4 Juli 2020 di aula PCNU Lumajang oleh Rois Syuriah KHR M Husni Zuhri disaksikan oleh Pengurus Harian PCNU Lumajang.

Selamat dan sukses semoga semakin menebar manfaat.

—————————

Penulis: Zainul Musthofa
Sumber: Status Facebook