PCNU Minta Pemerintah Ikut Selesaikan Persoalan Baru Pesantren

oleh -dibaca 212 orang
Gus-Masud-Minta-Pemerintah-Lumajang
Gus Mohammad Mas'ud, S.Ag., MA. Ketua PCNU Kabupaten Lumajang

NU-LUMAJANG.OR.IDLumajang. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang, Gus Mohammad Mas’ud, S.Ag, MA berharap pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menyelesaikan persoalan baru yang dihadapi pesantren di masa pandemi ini.

“Di Lumajang ini ada sekitar 150-an pondok pesantren yang mana santrinya tidak hanya terdiri dari santri asal Lumajang bahkan banyak yang dari luar kota, luar provinsi bahkan luar Jawa,” kata Gus Ud saat dihubungi via aplikasi Whatsapp pada Jumat 29/05/2020.

Demikian juga sebaliknya, menurutĀ  Gus Ud mungkin ribuan santri asal Lumajang yang mondok menyebar di luar kota. Mereka harus kembali dan beraktivitas di pesantrennya masing-masing.

Baca Juga:  Kakankemenag Lumajang: Gefa, Gelem, dan Gemes

Sementara Gus Ud menilai protokol kesehatan yang akan diberlakukan oleh masing-masing pesantren serta aturan-aturan dalam new normal pesantren, tidak semuanya pesantren siap melaksanakan karena keterbatasan saran dan prasarana.

“Salah satu contohnya adalah kebutuhan rapid test, alat transportasi, sarana pembelajaran daring, kebutuhan masker dan lain sebagainya hal ini tidak seluruh Pesantren siap untuk menjalankannya,” urai Gus yang mempunyai tiga putra ini.

Baca Juga:  Lailatul Ijtima' Kedua, PCNU Lumajang Hadirkan Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya

Dengan alasan tersebut perlu adanya keterlibatan pemerintah terhadap persoalan baru pesantren tersebut.

“Maka kami berharap pemerintah ikut menyelesaikan persoalan baru yang dihadapi Pesantren kali ini,” pungkasnya.