Ketua PC Muslimat NU Lumajang : Selain Ritual, Ramadlan Juga Ibadah Sosial

oleh -dibaca 35 orang

NU-LUMAJANG.OR.IDLumajang, Ketua PC Muslimat NU Lumajang, Hj. Tutuk Fajriyah As’at menyampaikan tausiyah “Ramadlan dalam Membentuk Jiwa Sosial” pada Program Spesial Ramadlan Ngaji Online oleh LTN NU Lumajang di pertemuan ke-15 pada Jumat (08/05/20).

Ketua PC Muslimat NU tersebut menjelaskan bahwa Ramadlan bukan hanya ibadah ritual, namun juga ibadah sosial, di mana semua orang, baik yang mampu ataupun tidak, sama-sama merasakan lapar dan dahaga di bulan puasa.

“Maka para aghniya’ (orang kaya) juga dapat merasakan bagaimana susahnya para fakir miskin tidak mampu menahan lapar dan dahaga,” tuturnya.

Baca Juga:  Ketua PCNU Lumajang : Ikhlas Sebagai Dasar Puasa, Sabar Sebagai Penguatnya

Ia melanjutkan, bahwa di bulan Ramadlan masyarakat bersuka hati memberikan takjil (makanan) kepada sesama.

“Meski dalam keadaan sulit seperti sekarang, saya melihat banyak masyarakat yang bersedekah, oleh karena itu Ramadlan dapat membentuk jiwa sosial kita,” terangnya.

Ia juga memaparkan bahwa untuk menyempurnakan ibadah puasa, maka umat Muslim diwajibkan untuk membayar Zakat Fitrah.

“Meski Zakat Fitrah hanya dengan beras sebanyak tiga kilogram, namun itu tidak bisa disepelekan,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa perintah zakat dan merawat yatim piatu telah ada dalam Al-Qur’an Surat Al-Ma’un.

Baca Juga:  Kenali, Inilah Waktu-waktu yang Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadlan

“Juga diperkuat dengan ayat-ayat yang lainnya, maka kita harus membantu saudara kita yang kurang mampu dan merawat anak yatim,” terangnya.

Ketua PC Muslimat NU Lumajang itu mengimbau masyarakat untuk membayar zakat, infaq dan sedekah di Lazisnu.

“Sebenarnya kebahagiaan yang hakiki ialah ketika kita mampu menghapus air mata kesedihan para dhu’afa,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, jika bersedekah dalam keadaan lebih, itu sudah hal yang biasa. Tapi ketika bersedekah dalam keadaan yang pas-pasan, itu adalah hal yang luar biasa.