Kiprah KH. Moh. Sanemo di Nahdlatul Ulama

oleh -dibaca 142 orang

NU-LUMAJANG.OR.IDJatiroto, KH. Moh. Sanemo dikenal sebagai seseorang yang istiqomah memerjuangkan NU sejak masa mudanya, ia menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (07/05/20) di RS. dr. Soebandi Jember.

Menurut Ketua MWC NU Jatiroto, Timaruddin mengungkapkan bahwa Almarhum KH. Moh. Sanemo adalah salah satu tokoh pejuang NU Jatiroto.

“Pada masa mudanya, beliau merupakan tokoh Gerakan Pemuda Ansor yang terlibat langsung dalam perjuangan menumpas PKI bersama para tokoh yang lain,” jelasnya.

Ia melanjutkan, para tokoh pada saat itu diantaranya Rahmat Soepeno, Kiai Mustaman, Kiai Nurkhotim dan masih banyak Kiai sepuh lain yang turut aktif dalam penumpasan PKI pada saat itu.

“Beliau tokoh NU yang matang dalam berorganisasi, perjuangannya di NU tidak diragukan lagi, banyak tokoh dan kader muda NU yang beliau lahirkan dan menjadi penerus estafet perjuangan di NU,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Almarhun pernah menjadi Pengurus MWC NU Jatiroto periode tahun 1996 – 1999 yang Raisnya saat itu KHR. Husni Zuhri, yang sekarang menjadi Rais Cabang Lumajang.

Baca Juga:  Sambut Hari Santri Nasional, LP NU Ajak Bersedekah Dengan Membeli Kaos

“Pada masa kepemimpinannya, banyak kontribusi besar yang beliau persembahkan untuk MWC NU Jatiroto, salah satunya adalah Kantor MWC NU yang terletak di belakang RS PG Jatiroto,” terangnya.

Ia menambahkan, banyak tokoh besar sempat hadir ke Jatiroto pada masa kepemimpinan beliau, diantaranya KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan KH. Hasyim Muzadi.

“Bahkan kedua tokoh tersebut sempat meresmikan Kantor MWC NU Jatiroto, jadi satu-satunya Kantor MWC NU di Lumajang yang pernah disinggahi kedua tokoh besar itu, hanya di Jatiroto,” ungkapnya.

Ia pun melanjutkan, hal tersebut adalah bukti bahwa beliau tokoh yang sangat besar perhatiannya kepada NU.

“Tenaga, pikiran dan harta benda beliau didedikasikan untuk NU, kami terkejut dan merasa kehilangan sekali saat mendapat kabar wafatnya beliau pada hari Kamis sekitar jam 12.15 WIB di RS. dr. Soebandi,” jelasnya.

Baca Juga:  Cek Kepastian Dua Makam Tiban, LESBUMI Gandeng Dinas Pariwisata

Ia menambahkan, berita wafatnya KH. Moh. Sanemo cepat menyebar ke seluruh wilayah Jatiroto, dan ia hadir bersama Gus Moh. Mas’ud S.Ag. MA., Ketua PC NU Lumajang serta Kiai Nur Khotib, Ketua LTM NU Lumajang.

“Saya mengenal dan dekat dengan beliau,  ketokohannya di NU sejak muda, dimulai dari GP  Ansor, Ketua MWC NU Jatiroto sampai Dewan Syuro DPC PKB Lumajang,” ungkap Kia Nur Khotib, Ketua LTM NU Lumajang.

Ia mengenal KH. Moh. Sanemo sebagai sosok yang istiqomah berjuang dalam NU. Juga seseorang yang dikenal baik semasa hidupnya.

Ketua PCNU Lumajang, Gus Moh. Mas’ud juga menyatakan bahwa Almarhum adalah sosok yang istiqomah dalam memerjuangkan NU.

“Beliau selalu menjalankan perintah-perintah dalam NU meski dengan konsekuensi yang berat, konsisten beliau sangat besar terhadap NU,” tuturnya.

Ketua PCNU Lumajang berharap agar semua masyarakat dapat meneladani sikap beliau, sehingga lahirlah tokoh-tokoh NU lain yang konsisten seperti beliau.