Inilah 14 kunci diterimanya Ibadah

oleh -

 

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Program Spesial Ramadlan Ngaji Online Bareng Kiai yang diadakan Lembaga Ta’lif wa Nasyr Nahdaltul Ulama (LTN NU) Lumajang di pertemuan kedua belas pada Selasa (6/5/2020) mengangkat tema Etika Berkomunikasi Dengan Allah.

Dimoderatori oleh Syahwal Ali acara tersebut diisi langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lumajang Gus Fahrur Rozi, S.IP., S.Pd atau Gus Eros.

Dalam tausyiahnya Gus Eros menjelaskan bahwa kunci dari beribadah adalah tata Krama.

“Etika-etika ini yang harus kita ketahui bersama ada akhlakul karimah, ada metodologi yang harus kita lakukan, ini penting kita lakukan sebagai bentuk penghargaan kita kepada Allah, di kitab Bidayatul Hidayah dalam Bab tata krama bergaul dengan Allah itu dijelaskan bahwa ada hal-hal yang harus kita lakukan tujuannya agar kita menuju terhadap keikhlasan,” jelas Gus Eros.

Baca Juga:  Kumpulkan Seluruh Banom, MWC NU Tempeh kenalkan BMT NU

Selanjutnya Gus Eros memberikan penjelasan beberapa tata Krama saat beribadah.

“Tata krama bergaul dengan Allah itu ada empat belas, yaitu Merendahkan kepala dan memejamkan atau memfokuskan mata alias jangan tolah toleh, menyatukan keinginan berpegangan teguh pada Allah, tidak banyak bicara, tidak banyak gerak jawanya yaitu anteng, mempercepat melakukan perintah perintah Allah,” imbuh Gus Eros.

Baca Juga:  Gelar Musker, LTN NU Akan Terus Perkuat Kerjasamanya Dengan Lembaga Lain

Gus Eros manambahkan bahwa bahwa menjauhi keharaman dan kemakruhan juga termasuk tata Krama seseorang dalam beribadah.

“Selanjutnya menjauhi larangan Allah dan hal-hal yang makruh, sedikit menentang terhadap keputusan keputusan Allah, banyak dzikir kepada Allah, selanjutnya merasa semua ini benar karena apa yang dilakukan Allah itu tidak ada yang batil, penuh pengharapan, merasa bahwa kita adalah hamba yang ibadahnya kurang, diam tidak berpikir macam-macam, kita pasrahkan semuanya kepada Allah,” pungkasnya.