Satgas NU Padang Bagikan 250 Masker di Pasar Tanggung Serta Semprot Disinfektan Kali Kelima

oleh -dibaca 57 orang

NU-LUMAJANG.OR.IDPadang, Satgas MWC NU Padang melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian 250 marker yang terpusat di Pasar Tradisional Tanggung dan tempat ibadah pada Rabu (22/04/20).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anatara lain MWC NU, Fatayat, Ansor, IPPNU Padang, Camat Padang, Kapolsek Padang, anggota DPRD FKB Kabupaten Lumajang Umi Kulsum, Babinsa, Babinmas, Kepala Desa Tanggung serta Kader penggerak Se-Kecamatan Padang yang berjumlah 63 orang.

“Kita selaku warga dan kader NU terpanggil untuk bersama lawan Covid-19 dengan melakukan sesuatu yang bisa memutus mata rantai penyebarannya,” ungkap Ketua MWC NU Padang, Ustadz Edi Nanang Sofyan Hadi, M.Pd.

Baca Juga:  Ngeramut Tonggo, Upzisnu Bedayu Bagikan Puluhan Sembako dan Ratusan Masker

Ia menambahkan bahwa Kader NU, Camat, Kapolsek, Babinsa, Babinmas dan Kepala Desa Tanggung membagikan masker kepada seluruh penjual dan pengendara yang melintas di Pasar Tanggung.

“Sebagian Kader NU laki-laki ke tempat ibadah yang ada di Desa Tanggung untuk melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh Dusun Umpak, Ploso, Pakel dan Krajan,” tuturnya.

Kapolsek Padang, AKP Tony Supartono dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa virus ini bisa dilawan dengan kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol yang telah ditetepkan pemerintah.

“Minimal cuci tangan dengan bersih, memakai masker ketika keluar rumah, jaga jarak setiap berinteraksi, serta jangan lupa berdoa, semoga Allah SWT membalas amal ibadah kita,” imbuhnya.

Baca Juga:  Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Satgas NU Jatiroto Semprot Disinfekatan

Camat Padang Yudho Hariyanto, AP. M.T. banyak berterima kasih atas partisipasi Kader NU, khususnya MWC NU Padang bersama kader untuk membantu pemerintah memerangi covid 19 ini.

“Sinergitas NU, TNI, POLRI dan Pemerintah sangat dibutuhkan dalam menghadapi covid 19 ini,” tuturnya.

Salah satu Kader NU Padang, Ucik Asiyah berharap agar kegiatan bisa dilakukan oleh warga masyarakat setempat untuk melakukan penyemprotan disinfektan dan memakai masker setiap keluar rumah.