LFNU Lumajang Terbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan Tahun Ini

oleh -dibaca 868 orang
Jadwal Imsakiyah untuk Kabupaten Lumajang 1441 H

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Lumajang menerbitkan jadwal Imsakiyah bulan Ramadhan tahun 1441 Hijriyah pada Jum’at (9/4/2020) dengan mengambil Markaz Masjid Agung Anas Mahfud Lumajang.

Menurut ketua LFNU Lumajang Hidayatulloh, dari hasil beberapa metode hisab yang digunakan, bulan Ramadhan tahun ini jatuh pada Jum’at Kliwon 24 April 2020.

“Berdasarkan hasil perhitungan dengan beberapa metode hisab diantaranya Metode Hisab Ephemeris, Nurul Anwar, dan beberapa metode penghitungan yang lain didapat bahwa Ijtima’ Awal Ramadhan 1441 Hijriyah adalah Kamis Wage 23 April 2020 dengan tinggi Hilal rata-rata diatas 3 derajat, sehingga berdasarkan penghitungan tersebut tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari Jum’at Kliwon 24 April 2020 sehingga jadwal Imsakiyah yang disajikan dimulai pada tanggal 24 April 2020,” jelas Hidayatulloh.

Baca Juga:  Jadwal Imsakiyah Dan Buka Puasa Ramadhan 1441 H Kabupaten Lumajang, Download di Sini!

Hidayatulloh menambahkan bahwa hasil hisab ini tidak bisa langsung dijadikan patokan, karena harus menunggu Rukyatul Hilal terlebih dahulu dan hasil sidang Isbat pemerintah.

“Namun perlu dijelaskan bahwa penentuan awal bulan Qomariyyah khususnya Bulan Ramadhan dan Syawal masih perlu menunggu terlebih dahulu hasil pengamatan atau Rukyatul Hilal bil Fi’li yang dilakukan oleh para penggiat Falak di seluruh Indonesia yang akurat dan pengumuman hasil sidang Isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI,” imbuhnya.

Lebih lanjut Hidayatulloh juga menuturkan bahwa penyusunan jadwal tersebut diambil dengan Ihtiyath yaitu dengan menambah dua menit dalam pelaksanaan waktu shalat.

Baca Juga:  LFNU Dampingi Pengukuran Arah Kiblat Musholla dan Masjid Pondok Assayyidah Fatimah

“Jadwal Imsakiyah ini mengambil kehati-hatian atau Ihtiyath dalam penyusunan Jadwal Sholat dengan menambah dua menit untuk pelaksanaan waktu sholat, artinya setiap waktu sholat dari jadwal Imsakiyah ini telah ditambah 2 menit kecuali terbit matahari yang tidak ditambah waktu ihtiyathnya,” tuturnya.

Terakhir Hidayatulloh mengatakan ada perbedaan waktu antara daerah dengan dataran tinggi dengan yang lain.

“Untuk dataran tinggi seperti Argosari dan Ranupane Waktu Magrib di tambah dan waktu terbit Matahari dikurangi sekitar 4-5 menit, untuk daerah Pronojiwo penambahan dan pengurangan waktu sekitar 2-3 menit,” pungkasnya.