Ketua NU: MWC Harus Dampingi Masyarakat dalam Ekonomi dan Beri Pemahaman Takmir

oleh -dibaca 50 orang

NU-LUMAJANG.OR.IDLumajang, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang memberikan sosialisasi kepada Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU yang berlokasi di zona merah Kabupaten Lumajang, pada Rabu (08/04/20), di Kantor PCNU Lumajang.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lumajang, Kepolisian Resor (Polres) Lumajang, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lumajang.

Rais PCNU Lumajang, KH. Husni Zuhri menjelaskan bahwa Corona adalah musibah bersama. Bukan hanya musibah bagi yang terjangkit. Karena ini memengaruhi beberapa aspek. Antara lain aspek keagamaan dan aspek sosial kemasyarakatan.

“Dalam aspek keagamaan tentu banyak dipertanyakan hukum-hukum yang berkaitan dengan pembatasan-pembatasan kegiatan beragama,” lanjutnya.

Baca Juga:  Kiai Ma'ruf Beberkan Faktor Kiai Sekarang Kurang Berwibawa di Mata Masyarakat

Ia memaparkan bahwa sebenarnya antara MUI dan NU sudah sejalan, tidak ada kontra. Hanya saja, peraturan atau intruksi yang dibuat oleh NU lebih lengkap dengan segala rujukan dan dalil yang telah ditetapkan.

“Maka dari itu ini adalah bentuk sosialisasi kepada para MWC NU, karena takut ada yang salah paham atau pemahaman yang salah mengenai peraturan-peraturan yang telah ditetapkan,” tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa Jam’iyyah Nahdlatul Ulama menetapkan peraturan yang tidak bertentangan dengan agama dan juga tidak bertentangan dengan pemerintah. Karena NU itu adalah jalan tengah.

Baca Juga:  Baru Jalan Sebulan, Program Sedekah Jumat LAZISNU Lumajang Sebarkan 600 Bungkus Nasi

Ketua PCNU Lumajang juga mengintruksikan semua MWC NU yang kumpul dalam agenda ini harus memperhatikan betul. Bagi 10 MWC NU yang belum membentuk Satgas, harus segera membentuk Satgas dengan kantor bertempat di kantor MWC NU masing-masing.

“Tugas Satgas bukan hanya mengadakan penyemprotan, tapi juga memerhatikan dampak yang berkembang, utamanya dampak ekonomi. Jadi MWC juga harus memerhatikan ekonomi masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Terakhir, ia mengatakan bahwa para Ta’mir Masjid yang belum memahami intruksi ini, mohon kepada para Ketua MWC NU untuk memberi pemahaman dengan baik kepada seluruh Ta’mir Masjid di Lumajang.