Satgas NU Lumajang Peduli Covid-19 dan Gusdurian Semprot Disinfektan di Gereja Katholik

oleh -

NU-LUMAJANG.OR.IDLumajang, Satgas NU Lumajang Peduli Covid-19 bekerjasama dengan Gusdurian Lumajang melakukan penyemprotan Disinfektan di lokasi Gereja Katholik “Santa Maria Ratu Damai”, pada Ahad (05/04/20)

Menurut Satgas NU Peduli Covid-19, Abdul Majid menjelaskan bahwa penyemprotan dilakukan oleh Gusdurian sejumlah empat orang, PC LPBI NU tujuh personil dan empat orang pihak gereja.

“Kami mendapat info dari Gusdurian bahwa akan ada penyemprotan, dan Gusdurian kekurangan alat penyemprot, sementara bahan-bahan Disinfektan mereka sudah menyediakan, jadi Satgas NU Lumajang Peduli Corona hanya bantu siapkan alat dan bantu tenaga,” tuturnya.

Baca Juga:  Muslimat NU Yosowilangun dan Satgas NU Peduli Covid-19 Lumajang Bagikan Sayur Mayur

Menurut Koordinator Gusdurian Lumajang yang juga Sekretaris PC LPBI NU, Muhammad Riski Rama Duta menjelaskan bahwa Gereja Katolik Maria Ratu Damai merupakan salah satu jaringan Lintas Iman dari Gusdurian Lumajang.

“Kegiatan penyemprotan ini bermula dari rasa ingin melakukan silaturahmi di tengah maraknya wabah Covid-19 di Indonesia khususnya di Kabupaten Lumajang,” paparnya.

Ia menambahkan, teman-teman Gusdurian Lumajang yang bergerak di bidang kerelawanan berinisiatif untuk kemudian melakukan penyemprotan di Gereja tersebut.

Baca Juga:  Ikhtiar Batin, Satgas NU Peduli Covid-19 Yosowilangun Rutinkan Istighotsah

“Mengingat kita juga perlu tahu kondisi ibadah saudara saudara kita yang Non Muslim di tengah wabah Covid-19 ini. Ditengah penyemprotan kita juga melakukan diskusi santai tentang itu,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ummat Khatolik juga hampir empat pekan ini beribadah di rumah masing-masing tanpa harus ke Gereja, selayaknya ummat muslim yang dilarang melakukan sholat Jumat di masjid.

“Kita juga mendengarkan bagaimana ummat Khatolik harus merayakan Hari Raya Paskah dirumah masing-masing,” pungkasnya.