Instruksi PCNU: Stop Sementara Tahlilan dan Liburkan Pesantren, Santri Pulang Tak Pakai Angkutan Umum

oleh -dibaca 943 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID – Lumajang. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Lumajang mengeluarkan intruksi untuk mengantisipasi merebaknya wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lumajang.

Dalam surat bernomor 425 /PC/A-II/L-29/III/2020 tanggal 30 Rajab 1441 H/25 Maret 2020 yang ditandatangai oleh Rais PCNU, Ketua PC NU, Katib PCNU dan Sekretaris PCNU Lumajang, PC NU Kabupaten menyampaikan tujuh poin penting.

“Meliburkan sementara kegiatan-kegiatan rutin seperti Pengajian, Tahlilan, Dziba’an, Lailatul Ijtima’, dan Jam’iyyah serta menunda agenda-agenda keorganisasian seperti Konferensi, Pelantikan, Musyawarah Kerja, dan Kaderisasi,” bunyi salah satu intruksi yang dikeluarkan PCNU Lumajang.

PCNU juga mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol pemerintah yang berlaku untuk mengahadapi pandemic Covid-19.

Dalam intruksi tersebut juga disampaikan agar masyarakat memperbanyak do’a dan amaliah yang telah diintruksikan PBNU dan PWNU Jawa Timur.

Berikut ini isi Intruksi yang dikeluarkan oleh PC NU Lumajang:

Baca Juga:  MTs Nurul Masyitoh Borong Juara Jawa-Bali, Ketua NU Berikan Penghargaan

1. Mematuhi instruksi, himbauan, dan protokol yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemic Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan menjaga jarak aman (social distancing);

2. Tidak mengadakan segala bentuk kegiatan yang mengundang massa dan kerumunan;

3. Meliburkan sementara kegiatan-kegiatan rutin seperti Pengajian, Tahlilan, Dziba’an, Lailatul Ijtima’, dan Jam’iyyah serta menunda agenda-agenda keorganisasian seperti Konferensi, Pelantikan, Musyawarah Kerja, dan Kaderisasi. Rapat organisasi, jika memang sangat dibutuhkan, hanya boleh dilakukan dengan cara daring (online);

4. Kegiatan ibadah seperti Jama’ah, Tahlilan, dan Dziba’an untuk sementara dilakukan di rumah masing-masing;

5. Kepada seluruh pesantren yang berada dalam naungan RMI diinstruksikan untuk:

a. Meliburkan seluruh kegiatan pesantren dan meniadakan kegiatan yang melibatkan banyak santri;

b. Apabila dimungkinkan, para santri dipulangkan ke rumah masing-masing dan dijemput oleh wali santri dengan tidak menggunakan sarana transportasi umum;

Baca Juga:  Ketua PCNU Lumajang Wajibkan 2 Hal ini Bagi Pengurus Yang di SK

c. Bagi santri yang ingin tetap tinggal di pesantren, hendaknya dilakukan prosedur yang ketat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan, termasuk mengikuti protokol yang ditetapkan Pemerintah.

6. Memperbanyak do’a dan amaliah sebagaimana instruksi PBNU, PWNU Jawa Timur sebelumnya, serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemic Covid-19 bisa diatasi dengan segera dan diberakhir dengan baik (husnul khotimah);

7. Melalui surat instruksi ini kami sertakan amalan agar dibaca secara istiqomah sebanyak 9x, terutama setelah sholat lima waktu dan sholat sunnah lainnya, sebagai berikut:

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم

Dilanjutkan dengan membaca:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Selanjutnya membaca:

لِيْ خَمْسَةٌ أُطْفِئ بِهاَ حَرَّ الْوَباَءِ الحاَطِمَة الـْمُصْطَفَى وَالـمُرْتَضَى وَابْناَهُماَوَ فَاطِمَة

Intruksi PCNU Lumajang