Rayakan Harlah NU ke-97, PCNU Lumajang Ziarah ke Makam Muassis

oleh -dibaca 99 orang

 

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang merayakan Hari Lahir (Harlah) NU ke-97 dengan iring-iringan jalan kaki bersama Banom, Lembaga-lembaga dan para kader NU dari Masjid Agung Lumajang untuk Ziarah ke makam Muassis NU Lumajang KH. Anas Mahfudz di area pemakaman Jogoyudan Lumajang pada Selasa (10/3/2020).

Rombongan yang dipimpin langsung oleh ketua PC NU Gus Mas’ud serentak bersama sama membaca Syiir Syubbanul Wathon dan Solawat Badar disepanjang jalan Alun-alun Lumajang menuju area makam.

Rayakan Harlah NU ke-97, PCNU Lumajang Ziarah ke Makam Muassis
Tampak Ketua PCNU Gus Mas’ud pimpin langsung longmarch dari Masjid Agung Lumajang menuju makam Muassis NU Lumajang

Acara yang juga dihadiri ketua DPR Lumajang, Anang Saifudin ini dimulai dengan pembacaan tawassul oleh KH. Ahmad Hanif, yasin oleh KH. Ahmad Saikhu, Tahlil ole KH. Sirojuddin dan doa oleh KH. Mahrus Ali dan sambutan oleh ketua PC NU Lumajang.

Baca Juga:  Ketua PCNU : Percayakan Kepada Pihak yang Berwenang!

Dalam sambutannya ketua PC NU menyampaikan bahwa perjuangan NU sekarang tidaklah sebanding dengan perjuangan KH. Anas Mahfudz perintis NU di Lumajang.

“Rasa-rasanya kondisi kita dalam melanjutkan perjuangan NU di Lumajang ini kita tidak memiliki kemampuan apa-apa, tidak memiliki daya apa-apa dibanding KH. Anas Mahfudz dengan ilmunya yang begitu alim, kekuatannya, masanya dan jaringan kiainya,” jelas Gus Mas’ud.

Baca Juga:  Ketua NU Serukan Petani Tanam Bahan Pokok dan Bangun Lumbung Pangan

Gus Mas’ud berharap dengan ziarah ke makam Muassis NU Lumajang dapat menggugah perjuangan generasi penerus.

“Kita hanya mengharap bisa mengakses nur, energi dari beliau, tanpa energi dari Muassis NU di Lumajang ini rasa-rasanya kita tidak memiliki gairah kembali. Karena ini penting bagi kita ziarah Muassis untuk menggugah ruh yang selama ini tidur didalam jiwa kita untuk berjihad li’ila’i kalimatilla fii sabili Nahdlatil Ulama,” pungkasnya.