Banyak Yang Lupa, Ini Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri Sesuai Sunnah

oleh -dibaca 533 orang

nu-lumajang.or.id – Saat sebelum berhubungan suami- istri( jimak) kita diajarkan minimun berdoa kepada Allah.

Doa saat sebelum berhubungan suami- istri ini diharapkan bisa mendatangkan proteksi Allah SWT.

Di samping itu, kita mengharapkan dalam doa tersebut karunia anak saleh kelak kalau Allah menakdirkannya dari jalinan tersebut.

بِسْمِ اللهِ العِلِيِّ العَظِيْمِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنْ قَدَّرْتَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ صُلْبِيْ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنِي الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنِيْ

Bismillâhil‘ aliyyil‘ azhîm. Allâhummaj‘ alhu dzurriyyatan thayyibah in qaddarta an takhruja min shulbî. Allâhumma jannibnis syaithâna wa jannibis syaithâna mâ razaqtanî.

Artinya,“ Dengan nama Allah yang Maha Besar lagi Maha Agung. Tuhanku, jadikanlah dia generasi yang baik apabila Kau takdirkan dia keluar dari tulang punggungku. Tuhanku, hindarkan saya dari setan, serta hindarkan setan dari benih bakal anak yang Kauanugerahkan padaku.”

 

Kapan Do’ a Tersebut sebaiknya Dibaca?

 

Hadits tersebut merupakan dalil kalau do’ a tersebut dibaca saat sebelum bercumbu ialah kala memiliki keinginan. Sebab dalam riwayat Bukhari yang lain disebutkan,

أَمَا لَوْ أَنَّ أَحَدَهُمْ يَقُولُ حِينَ يَأْتِى أَهْلَهُ

Adapaun bila salah seseorang dari mereka mengucapkan kala menghadiri istrinya…”( HR. Bukhari nomor. 5165). Arti kata“ kala”(حِينَ) dalam riwayat ini bermakna“ berkeinginan”.( Subulus Salam, 6: 91).

Ibnu Hajar dalam Fathul Bari( 9: 228) menyampaikan pendapatnya kalau do’ a ini dibaca saat sebelum Hubungan seksual.

Begitu pula komentar Syaikh‘ Abdul Qodir Syaibah dalam Fiqhul Islam, 7: 61- 64.

Intinya, do’ a ini diucapkan saat sebelum mengawali hubungan suami istri serta bukan di pertengahan ataupun sesudahnya.

Baca Juga:  Kiai Nur Kholis: Qasidah Burdah Amalan yang Mampu Mencegah Corona

Hukum membaca do’ a ini merupakan sunnah( mustahab)( Amati Tafsir Qur’ an al‘ Azhim, 1: 190). Serta bila dilihat dari tekstual hadits di atas, do’ a ini dibaca oleh suami.

 

Manfaat dari Berdo’ a Saat sebelum Hubungan Intim

 

1. Mengikuti Sunnah Rasullollah SAW.

Ini telah merupakan berkah tersediri. Abu Bakr radhiyallahu‘ anhu sempat mengatakan,

لَسْتُ تَارِكًا شَيْئًا كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَعْمَلُ بِهِ إِلَّا عَمِلْتُ بِهِ إِنِّي أَخْشَى إِنْ تَرَكْتُ شَيْئًا مِنْ أَمْرِهِ أَنْ أَزِيْغَ

” Tidak saya perkenankan satupun Rasulullah shallallahu‘ alaihi wa sallam amalkan kecuali saya mengamalkannya juga, sebab saya khawatir bila meninggalkannya sedikit saja, saya hendak menyimpang”( HR. Bukhari nomor. 3093 serta Muslim nomor. 1759).

2. Setan Tidak Ikut dalam Hubungan Badan yang dilakukan

Setan tidak hendak ikut dan dalam ikatan seksual tersebut sebab di dalam do’ a ini dimulai dengan penyebutan“ bismillah”. Demikian komentar sebagian ulama. Mujahid rahimahullah mengatakan:
أَنَّ الَّذِي يُجَامِع وَلَا يُسَمِّي يَلْتَفّ الشَّيْطَان عَلَى إِحْلِيله فَيُجَامِع مَعَهُ

“ Siapa yang berhubungan seksual dengan istrinya lalu tidak memulainya dengan‘ bismillah’, hingga setan hendak menoleh pada pendampingnya kemudian hendak ikut dalam berhubungan seksual dengannya”( Fathul Bari, 9: 229). Ya Allah, lindungilah kami dari kendala setan kala itu.

3. Berpengaruh pada Keturunan yang dihasilkan

Kebaikan do’ a ini juga hendak mempengaruhi pada generasi yang dihasilkan dari hubungan seksual tersebut. Buktinya merupakan riwayat mursal tetapi hasan dari‘ Abdur Razaq di mana disebutkan:

Baca Juga:  Ijazah Sholawat Pohon Uang dari Kiai Mahrus Ali

إِذَا أَتَى الرَّجُل أَهْله فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقَتْنَا وَلَا تَجْعَل لِلشَّيْطَانِ نَصِيبًا فِيمَا رَزَقْتنَا ، فَكَانَ يُرْجَى إِنْ حَمَلْت أَنْ يَكُون وَلَدًا صَالِحًا

“ Bila seorang menghadiri istrinya( berhubungan seksual), hingga ucapkanlah‘ Ya Allah, berkahilah kami serta generasi yang dihasilkan dari ikatan seksual ini, janganlah peruntukan setan jadi bagian pada generasi kami’. Dari do’ a ini, bila istrinya berbadan dua, hingga anak yang dilahirkan diharapkan merupakan anak yang sholeh”( Fathul Bari, 9: 229).

4. Keturunan Hasil Hubungan intim Bebas dari Gangguan Setan

Generasi yang dihasilkan dari ikatan seksual ini akan selamat dari bermacam gangguan setan. Bila difahami dari tekstual hadits, yang diartikan dengan anak tersebut hendak selamat dari bermacam bahaya merupakan universal, yaitu mencakup bahaya dunia ataupun agama. Tetapi Angkatan laut(AL) Qodhi‘ Iyadh mengatakan kalau para ulama tidak menguasai semacam itu.( Minhatul‘ Allam, 7: 348).

Ibnu Daqiq mengatakan,“ Dapat dimengerti dari do’ a ini kalau setan pula tidak hendak membahayakan agama anak dari hasil ikatan seksual tersebut. Tetapi bukan berarti anak tersebut ma’ shum, maksudnya selamat dari dosa”( Fathul Bari, 9: 229).

5. Istri menjadi Berkah

Keberkahan do’ a ini berlaku untuk perempuan yang hendak berbadan dua dengan hubungan seksual tersebut ataupun yang tidak hamil sebab lafazhnya umum. Inilah komentar AL Qodhi‘ Iyadh( Fathul Bari, 9: 229).

Wallahua’lam

Sumber:
1. NU Online
2. Berbagai sumber

Doa Hubungan Suami Istri Sesuai Sunnah,
Doa Berhubungan Badan sesuai Sunnah,
Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri Sesuai Sunnah,