Ratusan Warga Nahdliyyin Jatiroto Laporkan Terduga Penista Agama

oleh -dibaca 2.125 orang
Ratusan Warga Nahdliyyin Jatiroto Laporkan Terduga Penista Agama

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Ratusan warga Nahdliyyin dari unsur Majlis Wakil Cabang Nadlatul Ulama (MWC NU) Jatiroto, Ansor Jatiroto, Pagar Nusa Jatiroto, dan beberapa Ormas Islam lainnya, datang rame-rame ke Mapolres Lumajang guna melaporkan terduga penista agama, Eko Vendyarto (32) Warga Desa Jatiroto, pada selasa (18/02/2020) pukul 13.45 WIB.

Pelaporan ini dilakukan setelah viralnya percakapan terduga pelaku di akun media sosial facebook yang melecehkan Nabi Muhammad SAW, pelaku menulis tudingan yang tak senonoh, mulai dari tudingan jika Nabi Muhammad pedofilia, nabi palsu, nabi Muhammad tak dikhitan, hingga ajaran nabi Muhammad sesat.

Dan 10 orang perwakilan massa pun menuju ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan diterima langsung oleh Ipda Budi, dan mempersilahkan massa yang lain untuk menunggu di luar Mapolres Lumajang.

Baca Juga:  Kapolres: Waspada Hoaks, Saring Dulu Baru Sharing

Menurut Ketua MWC NU Jatiroto sekaligus penanggung jawab dan perwakilan para pelapor, Ustadz Timaruddin, pelaporan dilakukan sebagai bentuk kecintaan umat Islam kepada Nabinya.

“Bahwa kegiatan pelaporan terhadap pelaku penistaan Nabi Muhammad SAW yang di unggah melalui akun FB merupakan salah satu bentuk kecintaan umat Islam terhadap Nabi Muhammad SAW yang telah sengaja dihina dan dilecehkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Timaruddin.

Ratusan Warga Nahdliyyin Jatiroto Laporkan Terduga Penista Agama

Di lain kesempatan ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU), Ahmad Zaki Ghufron, SH berharap agar polisi bergerak cepat mengusut dan menangkap pelakunya, sehingga peristiwa ini tak memancing emosi umat islam untuk main hakim sendiri.

Baca Juga:  Solidkan Warga NU Desa Sombo, MWC NU dan GP ANSOR Gucialit Gelar Silaturrahim dan Konsolidasi

“Kami berharap polisi bergerak cepat, karena ini sangat sensitif apalagi menyangkut persoalan agama,” tambah Gufron.

Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar yang menemui sendiri para pelapor berjanji akan segera memerintahkan jajarannya untuk menindaklanjuti laporan ini.

“Yang jelas, laporannya sudah kami terima, dan akan segera ditindak lanjuti oleh tim kami,” terangnya.

Kapolres Lumajang juga menghimbau agar masyarakat tidak berbuat anarkis dan mempercayakan semuanya kepada pihak berwajib.

“Kami mengharap kepada massa agar tidak berbuat anarkis dan menyerahkan semua proses hukum kepada pihak yang berwajib,” himbau Kapolres Lumajang yang baru beberapa bulan dilantik ini.

 

 

 

Pewarta: Rokhmad
Editor: Redaksi