KH. Marzuki Mustamar: NU itu Benar, Sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits Shahih

oleh -dibaca 205 orang
KH Marzuki Mustamar NU itu Benar, Sesuai dengan Al Quran dan Hadits Shahih

NU-LUMAJANG.OR.ID – Lumajang, Ketua PWNU, KH. Marzuki Mustamar, memberikan sambutan dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-72 Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Pulosari, Citrodiwangsan, pada Ahad (26/01/20).

KH. Marzuki Mustamar menyampaikan bahwa yang benar adalah NU. Karena benar berarti sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits Shohih. Yang tidak sesuai dengan kedua hal tersebut itu salah. Dan NU, sangat sesuai dengan kedua hal tersebut.

“Menyangkut kematian. Dalam tradisi NU itu ada slametan tumpeng pungkur, acara makan-makan bagi pelayat yang sedang berkumpul di rumah duka seusai menguburkan mayit. Itu adalah sunnah Rosul yang tertulis dalam Hadits Shahih Bukhari nomor 5417, monggo dicek,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemerintah Anggarkan Dana untuk NU, PWNU Jatim : Hal itu Sudah Benar

Ketua PWNU juga mengungkapkan bahwa sedekah dengan diniatkan pada ahli kubur, tradisi dalam NU, pahalanya akan sampai pada ahli kubur, adalah sunnah Rasul. Hal itu tertulis dalam Hadits Shahih Bukhari nomor 2563.

“Bahkan dalam kitab Ad-Dibaat Syarah Shahih Muslim Juz 2, halaman 490. Bahwa sedekahan makan sampai tujuh hari untuk orang yang meninggal itu disunnahkan oleh Rasulullah SAW,” tuturnya.

Baca Juga:  KH. Marzuki Mustamar: Negara Aswaja Itu Indonesia

Beliau juga menjelaskan bahwa Rasulullah membaca Qunut usai bangun dari Ruku’ terdapat dalam Hadits Shahih Bukhari nomor 1001. Begitu juga dengan membaca Takbiratul Ihram, terdapat dalam Hadits Shahih Muslim nomor 630.

“Mengeraskan bacaan Bismillah saat akan membaca surat Al-Fatihah pun terdapat dalam Shahih Bukhari nomor 3451. Maka saya titip kepada Warga NU, agar NU sampai mati,” imbuhnya.


Pewarta: Zahrotul Farodis Diana
Editor: Redaksi