Ijazah Bu Nyai Basuni kepada Ibu Khofifah Terbukti Ampuh

oleh -dibaca 521 orang
Ijazah-Bu-Nyai-Basuni-kepada-Ibu-Khofifah-Terbukti-Ampuh
Bu Nyai Maimunah Basuni saat menyampaikan sambutan pada acara harlah ke-72 Pondok Pesantren Miftahul Ulum Pulosari, Ahad, 26 Januari 2020.

NU-LUMAJANG.OR.ID, Lumajang. Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Pulosari-Lumajang, Ibu Nyai Maimunah Basuni memberikan ijazah amalan-amalannya kepada para hadirin saat menyampaikan sambutan di acara Puncak Peringatan Harlah Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang ke-72 di halaman Pesantren pada hari Ahad (26/01/2020).

Dalam sambutannya, Bu Nyai Basuni bercerita bahwa Gubernur Jawa Timur saat ini, Dra. Hj. Khofifah Indarparawansah, dulu saat mencalonkan diri menjadi Gubernur, datang sowan kepada beliau.

“Bu Khofifah dulu saat menjadi calon Gubernur Jatim datang kesini, minta amalan, saya suruh beliau agar sholat hajat disepertiga malam sebanyak empat rokaat dengan dua salam, rokaat pertama setelah membaca surat Al-Fatihah, membaca surat Al-Ikhlas empat puluh kali, rokaat kedua setelah Al-Fatihah baca Al-Ikhlas tiga puluh kali, rokaat ketiga setelah baca Al-Fatihah baca Al-Ikhlas dua puluh kali, rokaat Keempat setelah Al-Fatihah baca Al-Ikhlas rokaat sepuluh kali,” terang Bu Nyai yang juga istri Ro’is Syuriah PC NU Lumajang tahun 90-an, Al-Maghfurlah KH. Ahmad Basuni.

Baca Juga:  Kiai Ma'ruf Beberkan Faktor Kiai Sekarang Kurang Berwibawa di Mata Masyarakat

Lebih lanjut, Bu Nyai Basuni memberi amalan-amalan lainnya yang sering beliau lakukan yang didapat dari pendahulunya.

“Saya mendapat Wasiat dari Buya agar setiap malam solat witir 11 kali setelah tidur, dan baca istighfar seratus kali, hasbunallah wani’mal wakil seratus kali setelah tahajjud agar terkabul semua hajatnya, dan menurut Imam Hhozali baca Ya Hayyu Ya Qoyyum seribu kali setelah tahajjud agar mendapat lancarnya rizki yang barokah,” imbuh beliau.

Baca Juga:  Gus Qusyairi: 5 Nasehat Untuk Pendamping Desa

Pewarta: Sufyan Arif
Editor: Redaksi