Solidkan Warga NU Desa Sombo, MWC NU dan GP ANSOR Gucialit Gelar Silaturrahim dan Konsolidasi

oleh -dibaca 43 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID, Gucialit – Bertajuk Silaturrahim dan Konsolidasi Keluarga Besar Nahdlatul Ulama, MWC NU dan PAC GP Ansor serta IPNU-IPPNU Kecamatan Gucialit lakukan sosialiasi guna menguatkan pemahaman keorganisasian Warga NU pada Kamis (23-01-2020) bertempat di Masjid Al-Ikhlas Desa Sombo Kecamatan Gucialit Lumajang.

Kegiatan yang dimulai pada jam 18.00 WIB ini dihadiri oleh ratusan warga desa setempat, yang dimulai dengan rangkaian kegiatan tawassul dan pembacaan sholawat sebagaimana amaliyah warga NU.

Ahmad Afandi selaku Sekretaris MWC NU Gucialit yang sekaligus sebagai panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu upaya penguatan akidah Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) warga NU desa Sombo.

Baca Juga:  Sinergi MWC, Banom dan Lembaga NU Se-Kecamatan Kedungjajang Bagikan 1.000 Masker dan Takjil

“Saya sangat senang karena masyarakat yang hadir banyak, hingga ratusan orang dan Semua khidmat mengikuti rangkaian acara mulai awal hingga akhir” Ungkap Afandi.

“Perlu kami tekankan, bahwa tujuan kami menyelenggarakan kegiatan Silaturrahim dan Konsolidasi ini untuk memberikan pemahaman yang luas mengenai NU secara keorganisasian kepada warga Desa Sombo Khususnya.” Tukas pria yang juga berprofesi sebagai guru ini.

Pada sesi sosialisasi, Gus Fahrur Rozi Ketua Ansor Lumajang memberikan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab warga nahdiliyin untuk untuk selalu menjaga dan mengamalkan ajaran Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

Mengingat akhir-akhir ini mulai banyak ormas-ormas yang ajarannya sudah melenceng dari Aswaja, bahkan mereka dengan terang-terangan menjelekkan dan memfitnah NU.

Baca Juga:  Rayakan Harlah NU, MWC NU Kunir Ziarah ke Makam Laskar Hisbullah

“Tugas kita semakin berat, selain menjaga anak-anak kita dari pengaruh kemajuan teknologi yang kebablasan juga diperparah banyaknya ustadz-ustadz TV yang mengajarkan islam dengan tidak benar, terlebih lagi akhir-akhir ini NU sudah mulai diserang, dijelekkan, bahkan difitnah dan dikafirkan karena mengamalkan ajaran Aswaja” Ujar Fahrur Rozi

“Oleh karenanya kita jangan diam, mari berjuang bersama terus menjaga dan mengamalkan ajaran ASWAJA An-nahdliyah ini agar kita bisa tetap menjaga negara, agama dan keluarga kita dari pengaruh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.” Tambahnya.

Pewarta : Cak Fandi

Editor : Redaksi