PC LTM NU Lumajang Bentuk Pengurus MWC yang Terakhir

oleh -dibaca 103 orang
PC LTM NU Lumajang Bentuk Pengurus MWC yang Terakhir

NU-LUMAJANG.OR.IDYosowilangun. Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid (PC LTM) Nahdlatul Ulama Kabupaten terus bergerak demi terbentuknya kepengurusan LTM di tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC). Kali ini merupakan pembentukan ke-21, yang merupakan kecamatan terakhir yang terbentuk, yakni di MWC Kecamatan Yosowilagun.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran PC LTM NU Lumajang, jajaran MWC Yosowilangun serta sebanyak 47 delegasi Takmir Masjid se-Yosowilangun.

Ketua MWC Kecamatan Yosowilangun H. Abdul Rohim menyambut baik atas terbentuknya MWC LTM Yosowilangun sehingga harapannya masjid-masjid di wilayahnya bisa menjadi makmur.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 NU Lumajang dan Yosowilangun Dampingi Pemulangan Santri Assuniyah Kencong

“Dengan kepengurusan MWC LTM NU ini ayo makmurkan masjid-masjid kita tiap hari ataupun pada Perayaan Hari Besar Islam dengan kegiatan yang bertradisikan ala islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” kata H. Abdul Rohim di Kantor MWC Yosowilangun, pada Kamis 23/01/2020.

Ketua PC LTM NU Kabupaten Lumajang Kiai Nur Khotib dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan terbentuknya MWC Yosowilangun, berarti telah selesai targetnya membentuk kepengurusan di tingkat MWC.

“Alhamdulillah, sudah 100% kepengurusan MWC LTM NU di Kabupaten Lumajang telah terbentuk, dan ini yang terakhir,” jelasnya.

Baca Juga:  Persiapan Launching SIMASNU, LTM NU Lumajang Lakukan Verifikasi Masjid Tahap II

Meskipun yang terakhir, Nur Khotib berpesan agar pengurusnya optimis. Karena jika dilihat dari sejarah, LTM NU Yosowilangun dulunya adalah barometer kegiatan – kegiatan ala Islam Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah termaju dibanding MWC LTM lainnya.

“Harapan Kami, MWC LTM NU Yosowilangun yang baru ini bisa mengembalikan sejarah kejayaan tersebut,” tegasnya.

Kiai Nur Hotib juga berpesan agar kepengurusan yang baru bisa mensingkronkan programnya dengan PC LTM NU Lumajang, agar sejalan dan satu komando.


Pewarta: Abdul Majid
Editor: Redaksi