Kiai Ma’ruf Beberkan Faktor Kiai Sekarang Kurang Berwibawa di Mata Masyarakat

oleh -dibaca 147 orang
Kiai-Imam-Maruf-malang

NU-LUMAJANG.OR.IDLumajang. Lailatul Ijtima’ Keempat dihadiri oleh Wakil Ketua PCNU Kabupaten Malang, K.H. Amir Ma’ruf, di Masjid Anas Mahfudz Lumajang, pada Senin (20/01/20).

K.H. Amir Ma’ruf memaparkan bahwa, dahulu segala persoalan selalu dihaturkan dan dikonsultasikan kepada Ulama’. Mulai dari perkara hutang, jodoh sampai kehamilan.

Namun, sekarang jika datang kepada Kiai untuk meminta bantuan, sudah jarang mendapatkan solusi yang aplikatif. Sehingga tradisi tersebut mulai mengikis. Inilah salah satu faktor umat sulit untuk dikomando.

Baca Juga:  RMI NU Siap Gerakkan 2000 Massa untuk Lailatul Ijtima'

“Hal tersebut harus dijadikan evaluasi bersama bahwa hubungan antara Kiai dengan warga sudah mulai putus. Maka tidak heran jika saat Apel Kader yang datang hanya segelintir orang dari jumlah ribuan yang telah mengikuti Pendidikan Kader Penggerak NU (PKPNU),” tuturnya.

Wakil Ketua PCNU Malang tersebut menjelaskan bahwa Ulama’ dahulu selalu menjaga Karomahnya (keutamaannya) masih muncul. Oleh karena itu, tokoh-tokoh dan pengurus NU sekarang juga harus komitmen untuk menjaga Karomah dan Muru’ah (wibawa). Agar masyarakat merasa butuh kepada para tokoh NU, dan dapat dengan mudah dikomando.

Baca Juga:  Libatkan Enam Pesantren, PCNU Lumajang Peringati Hari Santri Nasional Secara Virtual

“Untuk menjaga komitmen tersebut seluruh Pengurus harus sejalan untuk berikhtiyar (berusaha) menjalankan tugas sesuai dengan syari’at dan tidak mudah menerima bantuan atau dana syubhat di luar NU,” pungkasnya.


Pewarta: Zahrotul Farodis Diana
Editor: Redaksi