Ketua PCNU Lumajang Wajibkan 2 Hal ini Bagi Pengurus Yang di SK

oleh -dibaca 525 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID – Lumajang. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Lumajang Mohammad Mas’ud MA, mewajibkan dua hal yang wajib dilakukan oleh Pengurus yang namanya terdapat dalam Surat Keputusan (SK).

Hal itu disampaikan oleh Gus Mas’ud dalam Rapat Koordinasi PCNU dan Lembaga di Gedung NU Lumajang pada Rabu, 14 Januari 2020.

“Dalam waktu dekat, PCNU akan mengadakan PKP NU yang kami sebut dengan PKP Sapu Jagat. Maksudnya adalah kita ingin semua nama yang ada di kepengurusan yang tercantum di SK dipastikan sudah ikut PKPNU,” jelas Gus Ud.

Gus Ud menambahkan bahwa pengkaderan di Lumajang terus berjalan dimana kali ini sudah angkatan ke-30.

“Malam ini juga kami sedang melakukan PKP, sedang mencetak kader-kader. Jadi sangat di sayangkan jika nama pengurus yang ada di SK belum di PKP,” tambah Gus Ud.

Baca Juga:  Ketua PCNU: NU Segera Melaunching Koperasi NU, Air Gelas Mineral dan Rumah Sakit

Selain itu hal kedua yang diwajibkan oleh Gus Ud adalah pengurus NU yang di SK wajib hadir dalam kegiatan Lailatul Ijtima yang diadakan setiap satu selapan sekali.

“Ayo kita ramaikan Lailatul Ijtima yang dilaksanakan satu selapan sekali, bukan sebulan sekali, yakni setiapĀ  Selasa Legi (Senin Malam, red.) di Masjid Agung KH Anas Mahfudz Lumajang Ba’da Isyak,” kata Gus Ud.

Gus Ud menyayangkan selama ini Lailatul Ijtima’ hanya di hadiri oleh ketua lembaganya, bahkan tidak ada sama sekali dari sebuah lembaga PC NU yang hadir.

“Ayo Lailatul Ijtima’ ini kita jadikan sebagai tempat koordinasi kepengurusan di Lembaga masing-masing. Silahkan tunjukkan bahwa Lembaga yang Anda Pimpin itu Kompak. Tunjukkan kekompakannya dengan cara semisal pakai Seragam Lembaga masing masing,” tambah Gus Ud.

Baca Juga:  LP Ma'arif Kecamatan Yosowilangun Gelar Halal Bi Halal

Lailatul Ijtima ini, lanjut Gus Ud, kita jadikan sebagai forum pengajian untuk mendekatkan diri kepada Allah. Karena banyak yang menjadi pengurus NU itu untuk mengabdi dan ingin menambah wawasan keagamaan di NU sebagai Jam’iyah Diniyah.

Selain sebagai media Pengajian, lanjut Gus Ud, Lailatul ijtima ini juga sebagai tempat kita para pengurus untuk menambah ghirah ke-NU-an.

“Ayo ramaikan Lailatul Ijtima, hadirkan semua pengurus yang ada di SK. Karena PCNU itu punya 18 lembaga. Masing-masing lembaga kira-kira 20 orang. Kalau maksimal dari Jam’iyah saja sudah lebih 300 orang yang hadir, belum lagi dari jamaah NU,” kata Gus Ud.

Gus Ud berharap agar Lailatul Ijtima’ ini menjadi Haibah (wibawa) Nahdlatul Ulama Kabupaten Lumajang yang harus di kawal bersama-sama.

Pewarta: Qosim
Editor: Redaksi