Madrasah Design, Langkah Awal Mencetak Santri Unggul Bermedia

oleh -dibaca 174 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID – Lumajang. Santri Design Lumajang selenggarakan Madrasah Design sebagai langkah awal untuk mencetak santri unggul dalam bermedia. Kegiatan tersebutt dilaksanakan di Gedung NU Lumajang selama 2 hari, 27-28 Desember 2019.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Santri dari berbagai perwakilan Pondok Pesantren dan Banom NU mengikuti Madrasah Design yang baru pertama kali dilaksanakan di Lumajang.

Antusiasme peserta dapat dilihat dari semangat mereka saat menerima materi. Adapun materi yang dibahas dalam pelatihan ini meliputi pengenalan Santri Design Community, pengenalan aplikasi desain, dan cara memanfaatkan media sosial yang baik sebagai ladang penghasilan.

Acara yang dibuka oleh Gus Mas’ud, Ketua Tanfidziyah PC NU Lumajang ini diharap mampu mencetak para kreator desain NU yang mahir bermedia.

“Melihat perkembangan zaman yang semakin ‘melek media’, sudah seharusnya NU meningkatkan daya saing dalam media sosial. Utamanya untuk membendung arus informasi yang sudah sukar dibedakan antara yang fakta dan hoax. Oleh karena itu, tujuan diselenggarakannya Madrasah Design ini salah satunya untuk melahirkan kreator-kreator millenial guna mensyi’arkan NU,” jelas beliau dalam sambutannya.

Baca Juga:  Luar Biasa! Rutinan Jumat Legi di Tempursari Jamaahnya Lebih 2000 Orang

Menebar Pesona dengan Karya, adalah tagline yang diusung dalam Madrasah Design kali ini. Dalam pelatihan ini, peserta bukan hanya diberikan materi, namun lebih dituntut untuk mempraktikkan materi yang telah diterima.

santri-design-lumajang
sumber foto: santribejo.com

“Dalam kegiatan kali ini, persentasi materi 40% dan 60% adalah praktik. Sesuai tagline, kami ingin peserta dapat berkarya sesuai dengan kreatifitas masing-masing untuk menebar pesona dengan desain,” ujar Arif Hermawan, Ketua Penyelenggara.

Pemateri dalam acara ini adalah para santri yang telah tergabung dalam Santri Design Community (SDC), antara lain Kang Fathul (Jember) tentang pengenalan Santri Design, Kang Bahrul (Ponorogo) mengisi materi Corel Draw, Kang Kholil (Probolinggo) pemateri Photoshop, dan  Qosim (Sekretaris LTN NU) menjelaskan tentang pemanfaatan media sosial sebagai media syi’ar dan ladang penghasilan.

Baca Juga:  LDNU dan LESBUMI Gelar Dzikir Budaya di Makam Sayyid Abdurrahman Situs Biting

Setiap peserta yang telah mengikuti Madrasah Design, diwajibkan untuk memiliki akun IG dan fanspage yang mengunggah desain-desain dengan tujuan syi’ar NU. Adapun tema unggahan adalah salah satu dari tema yang telah ditentukan, yaitu Sholawat, Santri, Pendidikan, Tausiyah, Fiqih, Mahasiswa dan Aswaja.

“Madrasah Design ini sangat bermanfaat untuk para santri yang memiliki minat dalam desain. Juga menjadi ladang pencetak kreator yang mampu berdakwah dengan desain-desain yang menarik guna mensyiarkan NU, khususnya di Lumajang. Ke depan, semoga Santri Design Lumajang selalu konsisten untuk menyelanggarakan Madrasah Design agar estafet kader desain dapat terus berlanjut hinga ke tahun-tahun berikutnya,” ujar Siti Nur Laila, salah satu peserta Madrasah Design.


Pewarta: Zahrotul Farodis Diana
Editor: Redaksi