Luar Biasa! Rutinan Jumat Legi di Tempursari Jamaahnya Lebih 2000 Orang

oleh -dibaca 106 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID , Tempursari. Rutinan Istghotsah dan Yasinan Jumat Legi yang diselenggarakan oleh MWC NU Tempursari biasa di hadiri oleh lebih dari 2000 jemaah.

Kali ini rutinan tersesbut di selenggarakan di Masjid Al-Barokah di dusun Tegal Banteng desa Tegal Rejo Kecamatan Tempursari, Jumat (27/12/19).

Hadir dalam acara tersebut Rois Syuriah PCNU Lumajang KH Sirojuddin Yusuf, Jajaran pengurus MWC NU Kecamatan Tempursari dan seluruh pengurus ranting NU se-Tempursari mulai dari jajaran Rois Syuriah, Tanfidiyah, Lembaga dan Banom-banomnya.

Seperti biasanya jama’ah Rutinan istighotsah dan Yasinan jum’at legi ini membacakan Istighotsah bersama dipimpin oleh KH Tamyis. Sedangkan pembacaan Istighotsah dipimpin langsung oleh Rois syuriah MWC NU Tempursari yaitu KH Nasihan. Dan, Mauidhotul Hasanah disampaikan oleh KH Sirojuddin Yusuf.

Baca Juga:  Lebaran di Negeri Tirai Bambu

Kiai Riroj Lumajang

Dalam tauisyahnya Kiai Siroj menyampaikan agar kegiatan rutinan yang sudah berlangsung selama lima tahun itu dilestarikan.

“Rutinan Jumat legi ini kami menghimbau untuk dijaga dan dilestarikan. Karena ini merupakan peninggalan dari para ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah”, kata Kiai Siroj.

Kiai Siroj juga menegaskan akan pentingnya guyub rukun dan mandiri dalam membuat acara-cara seperti ini.

Baca Juga:  Tiga Lembaga Pemenang NU Award Serahkan Piala ke PCNU Lumajang

“Generasi Muda jangan lupa dilibatkan agar Rutinan Jumat Legi ini senantiasa lestari”, tambahnya.

Selain itu, Kiai Siroj juga berpesan untuk tidak mendengarkan pihak-pihak yang mengatakan kegiatan istighotsah dan yasinan adalah kegiatan Bid’ah.

“Jangan takut dibilang bid’ah, juga jangan takut mengaku sebagai orang jam’iyah Nahdlatul Ulama, karena para ulama-ulama NU mengajarkan islam sebagai konsep rahmatal lil alamin”, jelasnya.

Kiai Siroj juga mengajak jamaah untuk selalu taat kepada Allah SWT untuk menciptakan hidup rukun, damai dan bermanfaat serta barokah.


Pewarta:  Ridwan Majid
Editor: Redaksi