Inilah 6 Finalis Masjid Yang Siap Berkompetensi di Grand Final Masjid NU Award 2019

oleh -dibaca 338 orang
Inilah 6 Finalis Masjid Yang Siap Berkompetensi di Grand Final Masjid NU Award 2019
Sumber Foto: Facebook PC ltm NU Lumajang

NU-LUMAJANG.OR.IDLumajang. Pemilihan Masjid NU Award 2019 tinggal selangkah lagi masuk tahap Final. Juripun telah menentukan 6 Finalis yang akan berpresentasi di Grand Final pada hari Ahad, 10/11/2019 di Gedung NU Lumajang, dari jam 08.00 hingga selesai.

Ketua Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM NU) Kabupaten Lumajang, Kiai Nur Hotib, mengatakan bahwa enam masjid yang masuk final merupakan hasil seleksi ketat panitia berdasarkan kriteria penilaian.

“Awalnya ada 28 Peserta Masjid yang mengajukan diri. Setelah kami seleksi ada 13 masjid yang lolos verifikasi panitia. Kemudian 13 Masjid tersebut kami buat Tim Observasi yang melakukan observasi atau survey lapangan. Tim Observasi ini yang menentukan 6 Finalis yang siap presentasi nanti di Grand Final,” jelas Nur Khotib saat ditelpon pada Senin, 4 Nopember 2019.

Baca Juga:  Peringati Isra' Mi'raj, LTN-LTM NU Gelar Pelatihan Website Masjid

Enam masjid yang masuk Grand Final NU Award 2019 adalah:

  1. Masjid Darussalam Labruk Lor – Lumajang
  2. Masjid Asy-Syuhada’ Karangsari – Sukodono
  3. Masjid Al-Multazam Pulo – Tempeh
  4. Masjid Nurul Huda Randuagung
  5. Masjid Nurul Huda Boreng – Lumajang
  6. Masjid Al-Muhajirin Sukodono – Lumajang

Bagi yang tidak masuk dalam kategori Finalis, lanjut Nur Hotib, masih bisa berkesempatan untuk mendapatkan masjid pilihan panitia dengan kategori Idaroh, Imaroh dan Riayah.

“Bidang Idaroh itu maksudnya masjid di kelola oleh kolektif, di kelola oleh banyak orang, jam’iyah, bukan hanya satu dua orang. Kepengurusan Takmir masjidnya jalan,” tambahnya.

Sedang Imaroh menurut Nur Hotib adalah memberdayakan masjid dengan berbagai kegiatan.

Baca Juga:  720 Masjid di Lumajang Telah Dilabelisasi NU

“Terutama sholat jamaahnya, sholat sunnah, ada diniyahnya, ada TPQnya, ada koperasi dan aktif dalam Peringatan Hari Besar Islam,” imbuhnya.

Sedangkan Riayah meliputi kebersihan, keindahan dan kesucian masjid. Dimana jamaah bisa nyaman beribadah didalam masjid.  Toiletnya nyaman, tempat wudhlunya  juga nyaman. Selain itu juga lingkungan masjid juga terlihat sejuk, rindang dengan taman-taman.

Nur Hotib berharap masjid yang tidak masuk kategori diatas bisa lebih baik lagi. Sehingga bisa ikut berkompetensi pada Masjid NU Award tahun berikutnya.

“Bagi semua peserta NU Award ini akan kami berikan piagam penghargaan karena telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tutupnya.


Pewarta: Qosim
Editor: Redaksi