Gandeng Forkopimka, MWC NU Kedungjajang Gelar Sholat Minta Hujan

oleh -

NU-LUMAJANG.OR.ID , Kedungjajang – Kekeringan di wilayah utara Kabupaten Lumajang terus menjadi perhatian elemen Nahdlatul Ulama. Kali ini, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Kedungjajang dengan mengandeng Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Kedungjajang menggelar Sholat Istisqo’ di halaman Kantor Kecamatan setempat, Jum’at (01/11/19).

Hadir dalam sholat minta hujan ini, jajaran pengurus MWC NU Kecamatan Kedungjajang, Camat Kedungjajang Dra. Hertutik,M.Si, Jajaran Forkopimka, para PNS, Pengurus Lembaga NU dan Badan Otonom (Banom) dan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.

Sholat yang dimulai pukul tujuh pagi ini, berlangsung dengan khusuk dan khidmat. Apalagi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kedungjajang Kiai Dasunus bertindak sebagai imam dan khotib dalam sholat minta hujan tersebut.

Baca Juga:  Rais MWC NU Jatiroto Berpulang

Menurut Pengurus Ansor Cabang Lumajang, Mustaqim, kegiatan ini bertujuan meminta ampunan pada Allh SWT. Karena sejak tujuh bulan lamanya, musibah musim kemarau menimpa warga Kecamatan Kedungjajang khususnya, warga Kabupaten Lumajang umumnya. Sehingga MWC NU bersama Forkopimka menggelar sholat minta hujan tersebut.

” Kita berharap, Allah SWT mengambulkan permohonan umat islam, keluar dari ujian musim kemarau panjang ini. Sehingga Allah SWT menurunkan hujan kembali di wilayah Kecamatan Kedungjajang,” ungkap laki-laki yang juga menjabat sebagai Kasi Trantib Kecamatan Kedungjajang tersebut.

Baca Juga:  PC GP Ansor Lumajang Ikut Aksi Akbar Dukung Polres Tuntaskan Kasus Money Game

Lebih lanjut pria berkacamata ini, Sholat Istisqo’ ini akan terus digelar semua elemen umat islam. Terutama Warga Nahdliyyin MWC Kedungjajang. Karena Pengurus Cabang Nahdaltul Ulama (PCNU) Lumajang telah mengintruksikan jajarannya menyelenggarakan sholat minta hujan.

” Kami berharap kegiatan sholat minta hujan ini makin banyak digelar umat islam. Karena khsusus wilayah Kecamatan Kedungjajang, kekeringan ini telah mengakibatkan warga mengalami krisis air bersih,”pungkasnya.